Meriahnya Pawai Pekan Budaya Tionghoa di Yogya

Larastining Retno Wulandari - detikNews
Minggu, 02 Feb 2020 21:32 WIB
Suasana Imlek di Pekan Budaya Tionghoa di Kampung Ketandan
Foto: Suasana Pekan Budaya Tionghoa di Kampung Ketandan (Laras/detikcom)
Yogyakarta -

Karnaval Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PTBY) 2020 bertajuk Malioboro Imlek Festival berlangsung meriah. Acara ini diramaikan dengan pawai barongsai, liong, wushu, hingga Reog Ponorogo.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (2/2/2020), acara ini dimulai sejak pukul 18.00-21.00 WIB. Pawai ini digelar di sepanjang jalan parkiran Abu Bakar Ali hingga titik nol kilometer. Ornamen khas Imlek seperti lampion berwarna merah menambah meriah suasana pawai.

Pawai ini juga diikuti peserta dari beragam usia, mulai dari TK hingga dewasa. Ada anak-anak kecil yang memakai busana khas Tiongkok hingga Belanda dalam karnaval ini.

Pawai ini juga dimeriahkan oleh Koko-Cici 2019 dan para finalis Koko-Cici 2020. Maskot tikus logam berwarna emas dan merah neon menjadi penanda Tahun Baru Imlek 2020.

Meriahnya Pawai Pekan Budaya Tionghoa di YogyaFoto: Suasana Pekan Budaya Tionghoa di Kampung Ketandan (Laras/detikcom)



Meski pawai berakhir di nol kilometer, Kampung Ketandan tak kalah ramai. Sisi kanan dan kiri gerbang Ketandan pun dipenuhi para pedagang makanan khas Tiongkok seperti bakcang hingga kue keranjang.

Salah satu warga menyebut pawai ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu. Sebab cuaca kali ini jauh lebih cerah dibandingkan Imlek tahun lalu.

"Tahun lalu, pawai hujan deras. Pawainya memang tetap jalan, tapi penonton tidak bisa menikmati sepenuhnya beda sama tahun ini," kata Felix (28).

Antusiasme warga menyambut pawai Pekan Budaya Tionghoa ini rupanya sudah dimulai sejak sebelum Magrib. Hal itu dituturkan salah satu penjaga sewa sepeda Ildo (18).

"Karena orang-orang tahu akan ada pawai, dari pukul 17.00, sepanjang Jl. Malioboro sudah ramai dipenuhi warga," ujar Ildo.

(ams/ams)