Info dari Mahasiswa asal Solo di Xihua China: Stok Makanan Menipis!

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 20:52 WIB
Mahasiswa Xihua asal Indonesia, Flafia Domitella Hindun Anjani, Rabu (29/1/2020).
Mahasiswa UNS-Xihua asal Solo, Flafia Domitella Hindun Anjani, Rabu (29/1/2020). (Foto: Dok. Pribadi)
Solo -

Wabah virus corona berdampak pada mahasiswa Xihua University asal Indonesia di China. Sebanyak delapan mahasiswa Xihua University hasil kerja sama Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terisolasi dan mulai kehabisan bahan pangan.

Hal tersebut disampaikan orang tua salah satu mahasiswa Xihua bernama Flafia Domitella Hindun Anjani, Mattheus Senggono. Flafia merupakan alumni D3 Bahasa Mandarin UNS yang melanjutkan pendidikan di Xihua lewat program kerja sama kedua universitas.

"Saya selalu berkomunikasi dengan anak saya. Dia melaporkan saat ini virus corona mulai menyebar di daerahnya. Sekarang stok makanan di supermarket semakin menipis," kata Mattheus di kantornya, kawasan Banjarsari, Solo, Rabu (29/1/2020).

Mahasiswa UNS-Xihua asal Solo, Flafia Domitella Hindun Anjani, Rabu (29/1/2020). (Foto: Dok. Pribadi) Foto: Dok. Pribadi

Menurut pemberitaan di media setempat, kata Mattheus, virus corona sudah menewaskan satu orang di provinsi yang ditinggali anaknya, Sichuan dan suspect-nya terus bertambah. Akibatnya, Flafia dan tujuh orang kawannya diminta oleh pihak kampus untuk tinggal di asrama.

"Tapi terakhir dari kampus mengabarkan bahwa lebih baik mahasiswa internasional kembali ke negaranya. Kami berharap pemerintah segera menangani masalah ini," ujar dia.

Menurutnya, sebenarnya ada 10 orang yang menempuh pendidikan di Xihua University. Namun dua teman Flafia kebetulan sedang liburan kembali ke Indonesia dan belum kembali ke China.

Selanjutnya
Halaman
1 2