Menengok Sukiyah Usai Rambut Gimbalnya yang Dihuni Tikus Dipotong

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 19:50 WIB
Sukiyah (50) di Rumah Pemulihan Efata, Semarang, Selasa (28/1/2020).
Sukiyah (50) di Rumah Pemulihan Efata, Semarang, Selasa (28/1/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Mentor di Rumah Pemulihan Efata, Yuliana Lina menambahkan, saat pertama tiba, Sukiyah sulit diajak berkomunikasi. Bahkan dirinya sempat kena cakar saat berusaha memandikan Sukiyah.

"Pertama datang (Sukiyah) nyakar dua kali pas dimandiin. Ini perkembangannya cepat sekali. Tadi pagi sudah bisa berjalan, dititah," kata Lina.

Sukiyah juga sudah mulai makan sendiri sejak sore kemarin. Hal itu disebut Lina merupakan kemajuan besar Sukiyah, selain juga akhirnya mau berjalan kaki.

"Kemarin sudah mulai makan sendiri," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Sukiyah selama ini hidup sebatang kara di rumah kayunya yang beralas tanah tanpa penerangan. Sukiyah hidup sendirian setelah ibunya meninggal tiga tahun lalu.

Menurut keterangan warga, kondisi Sukiyah buta sejak berusia 5 tahun. Sukiyah juga disebut sudah 27 tahun tidak mandi. Sosok Sukiyah digambarkan menyeramkan dengan rambut gimbal sepanjang 1,5 meter yang dihuni tikus, kecoak, hingga bangkai. Kondisinya memprihatinkan di dalam rumah yang penuh kotoran dan bau.

Warga selama ini kesulitan saat akan menolong karena Sukiyah selalu berontak. Hingga akhirnya Ardian mendengar kabar tersebut dan datang ke rumah Sukiyah untuk menolong pada 22 Januari 2020. Ardian kemudian memotong rambut Sukiyah pada keesokan harinya dan membawanya ke Rumah Pemulihan Efata.


(rih/sip)