Hai Dulur di Batang, Yuk Jajal SIM Drive Thru Pertama di Jateng Ini

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 17:11 WIB
Layanan SIM Drive Thru di Batang, Kamis (23/1/2020). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Batang -

Warga Kabupaten Batang dan sekitarnya pengin memperpanjang surat izin mengemudi (SIM)? Tak ada salahnya mencoba layanan baru berupa SIM Drive Thru.

SIM Drive Thru ini di-launching oleh Menteri PAN RB Tjahyo Kumolo siang tadi dan disebut sebagai yang pertama di Jawa Tengah. Lokasinya berada di Mall Pelayanan Publik (MPP) kantor Dinas Penanaman Modal Perizinan dan Pelayanan Terpadu (DPMPPT) Kabupaten Batang.

"Layanan ini kali pertama di Jawa Tengah dan kedua di Indonesia setelah di Jawa Timur," kata Kasat Lantas Polres Batang AKP Doddy Triantoro, di sela launching SIM Dhrive Thru, Kamis (23/1/2020).


Hai Sedulur di Batang, Yuk Jajal Layanan SIM Drive ThruLayanan SIM Drive Thru di Batang, Kamis (23/1/2020). Foto: Robby Bernardi/detikcom

SIM Dhrive Thru ini untuk melayani masyarakat yang ingin memperpanjang SIM A atau C. Warga bisa mengurus perpanjangan SIM-nya tanpa harus jauh-jauh dari motor atau mobil yang dikendarainya.

"Bisa melayani perpanjangan SIM A dan C. Ini dilakukan untuk mendekatkan layanan pada masyarakat," ujar Doddy.

Untuk perkiraan waktu pelayanan, Doddy menyebut hanya butuh sekitar 5 menit. Prosesnya, warga yang ingin memperpanjang SIM bisa langsung masuk ke lokasi dengan mengendarai motor atau mobilnya. Ada jalur yang telah ditandai untuk mengarahkan ke loket pelayanan.

"Jalurnya dibuat sedemikian rupa, sehingga tidak membuat repot warga," jelas Doddy.

"Setelah bayar bank selesai, pengaju perpanjangan SIM akan di foto. Tunggu sebentar langsung jadi dan melanjutkan perjalanan kembali, jadi lebih mempersingkat waktu," sambungnya.


Hai Sedulur di Batang, Yuk Jajal Layanan SIM Drive ThruLayanan SIM Drive Thru di Batang, Kamis (23/1/2020). Foto: Robby Bernardi/detikcom

Salah satu pengemudi yang pertama mencoba SIM Drive Thru, Sopanah (49), mengakui layanan pembuatan SIM dengan cara seperti ini relatif singkat.

"Tidak perlu waktu lama, masuk langsung bayar bank yang sudah standby, terus foto, jadi SIM," katanya.

Di lokasi yang sama, Bupati Batang Wihaji menjelaskan MPP dibuat untuk memudahkan pelayanan pada warga masyarakat, baik kepengurusan administrasi kependudukan, mengurus keimigrasian, penanaman modal, dan lainnya.

"MPP ini sebagai jawaban atas tuntutan masyarakat, sehingga proses layanan bisa dilakukan di satu tempat, tidak banyak birokrasi dan muter-muter," jelas Wihaji.

(rih/mbr)