Pengoplos Gas Melon ke Tabung 12 Kg Diciduk, Sehari Raup Ratusan Ribu

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 07:59 WIB
Barang bukti yang disita polisi. Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pemalang - Polres Pemalang mengungkap praktik pengoplosan elpiji 3 kg ke tabung 12 kg non-subsidi. Kasus ini terungkap dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau elpiji yang menyengat setiap malam hari.

"Perbandingan pengisiannya, empat tabung gas elpiji subsidi 3 kg (melon) dipindahkan ke dalam satu tabung gas elpigi 12 kg (non-subsidi)," ujar Kapolres Pemalang, AKBP Edy Suranta Sitepu kepada detikcom di kantornya, Senin (20/1/2020).

Polisi menggerebek lokasi pengoplosan di Dusun Kebonsari, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Sabtu (18/1).

Lokasi yang digerebek polisi merupakan penjual gas eceran yang sudah berbisnis selama beberapa tahun. Polisi mengamankan pemilik tempat usaha, IA (39) dan MKK (24) pegawai yang membantu pengoplosan.


Dalam sehari, IA menyediakan 100 tabung gas melon (3kg). Dari 100 tabung gas melon itu, isi dari 60 tabung di antaranya dipindahkan ke 15 tabung gas 12 kg non-subsidi.

"Sisanya, 40 tabung gas (gas melon) dijual kepada konsumen tanpa dioplos," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2