Modal Patung 'Dewi', Pria Ini Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp 5 M

Sayoto Ashwan - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 15:38 WIB
S mengaku bisa gandakan uang Rp 5 miliar dengan menggosok patung 'dewi' di Kulon Progo, Jumat (17/1/2020). (Foto: Sayoto Ashwan/detikcom)
Kulon Progo - Entah apa yang ada di pikiran S alias Win (47). Residivis kasus penipuan ini nekat mengulangi perbuatannya bermodus penggandaan uang.

Dengan modal sebuah patung 'dewi' berukuran sekitar 5 sentimeter, S mengaku bisa menggandakan uang Rp 5 juta menjadi Rp 5 miliar.

"Pelaku membawa patung terbuat dari kuningan yang disebutnya patung dewi. Dia menjanjikan bisa menggandakan uang dari Rp 5 juta menjadi Rp 5 miliar," kata Kapolres Kulon Progo AKBP Tartono saat jumpa pers di Mapolres Kulon Progo, Jumat (17/1/2020).


Modal Patung 'Dewi', Kakek 74 Tahun Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp 5 MS mengaku bisa gandakan uang Rp 5 miliar dengan menggosok patung 'dewi' di Kulon Progo, Jumat (17/1/2020). Foto: Sayoto Ashwan/detikcom

Aksi S dilakukan di rumah temannya di Kanoman, Kecamatan Panjatan, Rabu (8/1). Saat itu korban bernama Prihadi warga Sleman, purnawirawan TNI, terperdaya oleh modus pelaku.

Tartono menjelaskan, untuk meyakinkan korban, S lebih dulu meletakkan uang Rp 100 ribu di bawah taplak. Selanjutnya pelaku komat-kamit seolah-olah membaca mantra. Kemudian ia menggosok patung 'dewi' yang ditaruh di atas taplak tersebut.

Setelah itu, korban diminta untuk membalikkan badannya. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku dengan gesit menambah uang di bawah taplak itu menjadi enam lembar Rp 100 ribu.

Melihat hal tersebut, korban akhirnya percaya begitu saja dan menuruti permintaan pelaku menyetor uang Rp 5 juta untuk digandakan menjadi Rp 5 miliar. Namun proses penggandaan uang itu disebut butuh waktu.

Selang beberapa hari, korban mulai curiga karena pelaku tak kunjung mewujudkan janji menggandakan uang tersebut. Hingga akhirnya korban melapor ke polisi yang kemudian berhasil mengamankan pelaku.

"Pelaku ini residivis dan pernah dipidana dalam kasus yang sama di Bantul," terang Tartono.


Sementara itu S mengakui aksi penipuannya itu. Ia nekat mengulangi aksinya dengan dalih terdesak kebutuhan ekonomi. Warga Srandakan itu mengaku patung 'dewi' yang dia gunakan menipu para korban merupakan pemberian dari temannya.

"Saya tidak bisa menggandakan uang. Saya kapok pak, tidak akan mengulangi," ujarnya.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

(rih/ams)