Selain di Purworejo Ada juga 'Keraton' di Blora, Ini Respons Ganjar

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 00:39 WIB
Kirab Keraton Djipang tahun 2016. (Foto: Istimewa)
Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berkomentar terkait adanya 'Keraton Djipang' di Blora. Menurut Ganjar 'keraton' tersebut beda dengan Keraton Agung Sejagat yang menggemparkan di Purworejo.

Ganjar sudah mendengar soal 'Keraton Djipang' dan hasil informasi Keraton tersebut bertujuan untuk pariwisata. Beda dengan di Purworejo yang pendiriannya banyak ancaman kepada pengikutnya.

"Itu beda dengan yang di Purworejo (Keraton Agung Sejagat). Kalau di Purworejo itu kan ngeri, kalau ndak dukung disumpahin tidak selamat, dikutuk dan sebagainya. Kalau yang di Blora ini tidak ada ancaman seperti itu," kata Ganjar kepada wartawan, Kamis (16/1/2020) malam.


'Keraton Djipang', kata Ganjar, tidak menggegerkan dan sudah ada sejak 2014 dengan pimpinan seorang bernama PRA Barik Barliyan Surowiyoto. Sedangkan Keraton Agung Sejagat banyak kejanggalan bahkan terungkap sebagai modus penipuan. Karena itu, menurutnya, akan beda penanganannya.

"Selama ini relatif tidak ada geger genjik (keributan) di sana. Maka nanti biar dicek oleh Kesbangpolinmas kami," papar Ganjar.

"Beda penanganannya, biar nanti didalami Kesbang," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2