Kapok, Eks Pengikut Harap Tak Ada Lagi Korban Keraton Agung Sejagat

Usman Hadi - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 18:53 WIB
Foto: Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat, Setiyono Eko Pratolo (Usman Hadi/detikcom)
Foto: Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat, Setiyono Eko Pratolo (Usman Hadi/detikcom)
Purworejo - Setiyono Eko Pratolo kini hanya bisa menyesal telah ikut menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Eko meminta masyarakat agar tak mudah terbuai janji manis seperti dirinya.

"Jangan mudah tergiur dengan janji. Jangan sampai ada warga yang mengalami seperti yang saya alami," kata Eko saat ditemui wartawan di kediamannya, Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Kamis (16/1/2020).


Eko merupakan seorang dari pengikut Keraton Agung Sejagat yang dipimpin oleh 'Raja' Toto Santoso (42) dan 'Permaisuri' Fanni Amidania (41). Eko yang juga merupakan perangkat desa itu mengaku memiliki bintang tiga di pundaknya saat menjadi anggota Keraton Agung Sejagat.

Eko dan pengikut lainnya mendapat janji kehidupan yang lebih baik jika bergabung sebagai anggota Keraton Agung Sejagat. Dia dijanjikan bakal mendapat gaji asal menyetorkan sejumlah uang ke Keraton Agung Sejagat.

"Ada yang masuk dengan membayar Rp 3 juta, ada yang Rp 1,5 juta, dan 1,2 juta," terang Kepala Seksi Pemerintahan Desa Pogung Juru Tengah tersebut.


Eko sudah menyadari kesalahannya. Dia mengaku bersyukur polisi telah menangkap Toto dan permaisurinya Fanni sehingga tidak menambah korban lagi.

"Saya juga mengucapkan terima kasih lebih khusus kepada Bapak Kepala Desa termasuk perangkat," pungkasnya. (ams/sip)