Polisi: Pengikut Keraton Agung Sejagat Belum Terima Gaji

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 16:30 WIB
Viral kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Senin (13/1/2020). (Foto: Istimewa)
Viral kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Senin (13/1/2020). (Foto: Istimewa)
Semarang - Para pengikut Keraton Agung Sejagat Purworejo menyetor uang karena dijanjikan jabatan di kerajaan dan gaji dalam dolar. Tapi ternyata pengikut si raja Toto Santoso dan ratu Fanni Aminadia itu hingga kini belum ada yang menerima gaji.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitirana Sutisna mengatakan, setoran para pengikut kerajaan itu bervariasi bahkan ada yang sebesar Rp 110 juta. Ternyata mereka tidak mendapatkan gaji seperti apa yang dijanjikan saat perekrutan anggota keraton.

"Kami dalami dan lihat bahwa ada saksi yang katakan dia sudah keluarkan uang Rp 110 juta. Kemarin baru sebatas Rp 30 juta," kata Iskandar, Kamis (16/1/2020).

"Mereka belum pernah menerima gaji yang dijanjikan," lanjutnya.


Hasil pemeriksaan saksi-saksi, para pengikut ada yang rela utang untuk setor ke sang 'raja'. Bahkan ada juga yang rela menjual tanah dan hewan ternak demi bisa menyetor uang ke keraton palsu itu.

"Ada yang setor Rp 8 juta, yang Rp 4,5 juta, utang," terangnya.


Untuk diketahui, raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia sudah resmi menjadi tersangka. Keduanya disangkakan pasal tentang Penipuan dan Perbuatan Onar. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 18 orang saksi.

Sedangkan berdasarkan kesaksian Toto, Keraton Agung Sejagat tak hanya ada di Purworejo tapi ada juga di Klaten, Yogyakarta hingga Lampung. Polisi masih akan mendalami kebenaran dari keterangan tersebut.

(rih/ams)