Ramai Dijubeli Warga, Pagar Keraton Agung Sejagat Purworejo Roboh

Sayoto Ashwan - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 11:32 WIB
Pagar Keraton Agung Sejagat, Purworejo, roboh karena dijubeli warga. (Sayoto Ashwan/detikcom)
Pagar Keraton Agung Sejagat, Purworejo, roboh karena dijubeli warga. (Sayoto Ashwan/detikcom)
Purworejo - Kabar penangkapan Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) si raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, mengundang warga berbondong-bondong mengunjungi 'istana' itu. Akibatnya, tembok Keraton Agung Sejagat di sisi belakang roboh.

Pantauan di Keraton Agung Sejagat, Dusun Pogung, Desa Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, robohnya pagar tersebut terjadi saat warga berdesakan untuk melihat kondisi keraton yang viral itu. Akses pintu masuk ke keraton itu masih dipasangi garis polisi sehingga banyak warga yang berdiri mengelilingi pagar untuk melihat penampakan keraton tersebut.


Pagar itu memiliki tinggi sekitar 1,5 meter dan terbuat dari batako. Bagian yang roboh sekitar 50 sentimeter sepanjang 3 meter.

"Lemnya jelek, makanya ambruk," ucap salah seorang warga, Yanto, di lokasi, Rabu (15/1/2020).

Ramai Dijubeli Warga, Pagar Keraton Agung Purworejo Sejagat RobohPagar Keraton Agung Sejagat, Purworejo, roboh karena dijubeli warga (Sayoto Ashwan/detikcom)

Belum semua area Keraton Agung Sejagat dikelilingi pagar. Namun di area yang belum berpagar berbatasan dengan kebun sehingga sulit diakses warga.


Titik pagar yang roboh ini menjadi tempat warga menengok area keraton yang didirikan Toto dan Fanni. Dari pagar tersebut bisa terlihat kolam, batu prasasti, pendapa yang belum selesai dibangun dan kini masih terpancang empat tiang, serta bangunan keraton dari sisi belakang.
Selanjutnya
Halaman
1 2