Round-Up

Heboh Pembina Pramuka Ajarkan Tepuk 'No Kafir' di SD Yogya

Usman Hadi - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 09:16 WIB
Foto: Suasana di SDN Timuran Kota Yogyakarta (Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Pembina Pramuka asal Gunungkidul yang menjadi peserta kursus pembina pramuka mahir tingkat lanjutan (KML) Kwarcab Kota Yogyakarta bikin heboh. Ia mengajarkan tepuk Islam dengan yel-yel 'Islam Islam Yes, Kafir Kafir No' ke para siswa saat praktik KML di SD N Timuran Yogyakarta.

Peristiwa ini terjadi Jumat (10/1) lalu sekitar pukul 10.00-11.00 WIB. Tepuk bertendensi sektarian tersebut terungkap setelah salah satu wali murid berinisial K buka suara. K tak terima setelah melihat sendiri ada pembina Pramuka mengajarkan tepuk demikian.


"Jadi waktu Hari Jumat tanggal 10 (Januari) saya jemput anak ke sekolah. Karena anak belum keluar kelas saya nunggu sambil lihat praktik pembinaan dari Kwarcab, yang dibina adalah kelas atas," kata K saat dimintai konfirmasi detikcom.

"Awalnya semua bernyanyi normal saja. Lalu tiba-tiba ada salah satu pembina putri masuk dan ngajak anak-anak 'tepuk Islam'. Saya kaget karena di akhir tepuk kok ada yel-yel 'Islam Islam Yes, Kafir Kafir No'," sambungnya.


Melihat hal tersebut K langsung melayangkan protes ke salah satu pembina senior di SD N Timuran. K tak terima dan menganggap apa yang diajarkan peserta KML telah mencemari kebhinekaan Pramuka. Seketika itu juga pembina senior meminta maaf ke K.

"Dalam hal ini sekolah sama sekali tidak tahu-menahu peristiwa ini. Karena ini pembina praktik (KML) dari Kwarcab bukan sekolah, sekolah hanya ketempatan saja untuk praktik. SDN Timuran sendiri termasuk open dengan keberagaman," sebutnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3