Tepuk Pramuka 'No Kafir' Bikin Geger, Kwarcab Yogya Minta Maaf

Usman Hadi - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 17:27 WIB
Foto: Suasana di SDN Timuran Kota Yogyakarta (Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Yogyakarta langsung meminta maaf setelah salah seorang peserta kursus pembina pramuka mahir tingkat lanjutan (KML) mengajarkan tepuk dan yel-yel 'Islam Islam Yes, Kafir Kafir No' di SD N Timuran pekan lalu. Permintaan maaf disampaikan hari itu juga.

"(Kwarcab Kota Yogyakarta) mengajukan permohonan maaf karena sudah membuat tidak nyaman. Itu yang dilakukan (di hari itu)," jelas Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat dihubungi wartawan, Senin (13/1/2020).

Heroe menuturkan, peristiwa ini terungkap saat ada seorang wali murid SD N Timuran protes usai peserta KML mengajarkan tepuk dan yel-yel 'Islam Islam Yes, Kafir Kafir No' ke para murid, Jumat (10/1). Protes itu disampaikan ke salah seorang pembina, lalu protesnya diteruskan ke Kwarcab.


"Kemudian diakhiri dengan salah satu dari ketua Kwarcab (Kota Yogyakarta) yang mengatakan pada para peserta (KML), kepada anak-anak juga, bahwa tepuk (Islam) itu tidak ada dan dianggap tidak ada," paparnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2