Geger Pembina Ajarkan Tepuk Pramuka 'No Kafir' di Yogya

Usman Hadi - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 14:55 WIB
Foto: Suasana di SDN Timuran Kota Yogyakarta (Usman Hadi/detikcom)
Foto: Suasana di SDN Timuran Kota Yogyakarta (Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Salah satu peserta kursus pembina pramuka mahir tingkat lanjutan (KML) bikin geger karena mengajarkan tepuk dan yel-yel pramuka menyinggung kafir. Peristiwa itu diprotes wali murid karena dinilai rasis.

Peristiwa itu terungkap setelah tangkapan layar status WhatsApp salah satu wali murid SD N Timuran berinisial K tersebar di WhatsApp Group di Yogya. Dalam tangkapan layar itu, K bercerita mengenai tepuk Pramuka rasis yang diajarkan di sekolah anaknya.

"Baru tahu saya ada pembina Pramuka yang ngasih pembinaan ke anak SD Negeri dengan mengajarkan tepuk RASIS. Iya, kebetulan tadi di sekolah kakak ada kedatangan pembina pramuka. Lalu salah satu pembina pengajaran tepuk Islam. Di akhir tepuk ada yel-yel 'Islam Islam yes, kafir-kafir no'. Sebagai orang tua siswa aku proteslah," tulis K seperti dikutip detikcom, Senin (13/1/2020).


Dimintai konfirmasi, K membenarkan tangkapan layar itu merupakan status WhatsApp miliknya. Peristiwa itu terjadi Jumat (10/1) lalu.

"Iya betul, itu story saya," kata K kepada detikcom melalui pesan singkat, Senin (13/1/2020).


K mengatakan saat itu dia sedang menjemput anaknya dan tak sengaja melihat praktik pembinaan Kwarcab (Kwartir Cabang) di dalam kelas tersebut. Kegiatan itu mulanya berjalan normal, namun dirinya kaget karena ada yel-yel yang menyinggung soal kafir.

"Saya kaget kok di akhir tepuk kok ada 'yel-yel Islam Islam yes, kafir-kafir no'. Spontan saya protes dengan salah satu pembina senior, saya menyampaikan keberatan dengan adanya tepuk itu. Karena menurut saya itu mencemari kebhinekaan pramuka," tutur K.
Selanjutnya
Halaman
1 2