Banjir yang Rendam Puluhan Rumah di Kudus Berangsur Surut

Akrom Hazami - detikNews
Minggu, 12 Jan 2020 19:59 WIB
Banjir di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus, berangsur surut sore ini, Minggu (12/1/2020). (Foto: Akrom Hazami/detikcom)
Kudus - Banjir akibat tanggul sungai jebol di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus berangsur surut. Rumah yang sebelumnya tergenang banjir kini kondisinya kembali normal.

"Banjir berangsur sudah surut di desa ini," kata Kapolsek Mejobo AKP Sartono saat mengecek lokasi terdampak, Minggu (12/1/2020).

Pantauan di lokasi, warga dibantu sejumlah relawan mulai membersihkan rumah dan lingkungan.


Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Bergas Catur Penanggungan, mengatakan untuk perbaikan tanggul yang jebol masih bersifat sementara.

"Dengan gunakan sak, tanah uruk dan trucuk bambu. Personel terlibat sekitar 100 orang," kata Bergas.

"Direncanakan akan segera dilakukan perbaikan permanen oleh BBWS (Pemali Juana)," sambungnya.


Banjir Rendam Puluhan Rumah di Kudus Berangsur SurutBanjir di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus, berangsur surut sore ini, Minggu (12/1/2020). Foto: Akrom Hazami/detikcom

Diberitakan sebelumnya, sebuah tanggul sungai di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus, jebol dini hari tadi. Tanggul jebol berada di jembatan tiga Sungai Piji pada pukul 01.30 WIB karena naiknya debit air sungai.

"Hujan dari pukul 16.00 WIB-01.30 WIB. Volume air meningkat. Tanggul jebol sepanjang sekitar 30 meter," kata Bergas dalam keterangannya, Minggu (12/1).

Data BPBD Kudus, jumlah rumah tergenang banjir sekitar 72 unit rumah dengan 318 jiwa. Sebagian di antaranya terendam air hingga ke dalam rumah, dan lainnya hanya terendam halaman rumah. Ketinggian air banjir yang masuk rumah sekitar 10-20 cm dengan ketinggian air dari jalan 20-100 cm.

Wilayah yang terdampak di Desa Kesambi, rinciannya di RT 01/RW 05 ada 8 jiwa, RT 02/RW 05 ada 193 jiwa, RT 03/RW 05 ada 10 jiwa, RT 01/RW 06 ada 44 jiwa, RT 02/RW 06 ada 54 jiwa, dan RT 01/RW 07 ada 9 jiwa.

Total 72 rumah, 318 jiwa, dan 24 jiwa rentan. Meliputi balita 21 jiwa, ibu hamil 1 jiwa, dan lansia 2 jiwa. Dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam banjir ini. (rih/rih)