Melihat Kondisi Terkini SDN Palebon 01 Semarang yang Atapnya Roboh

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 17:15 WIB
Garis polisi di tangga menuju ruang kelas SDN Palebon 01 Semarang yang atapnya roboh, Rabu (8/1/2020). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Lokasi kejadian robohnya atap empat kelas SD Negeri Palebon 01, Semarang, saat ini masih terpasang garis polisi. Ruangan di lantai dua dikosongkan untuk langkah antisipasi.

Pantauan detikcom siang ini, empat kelas yang atapnya roboh, yakni kelas V-A, V-B, VI-A, dan VI-B, berada di lantai dua gedung sisi utara masih steril. Tangga menuju lantai dua dipasangi garis polisi sehingga tidak boleh ada yang melintas. Sedangkan gedung sisi barat lantai dua saat ini ikut dikosongkan hingga menunggu penyelidikan polisi.

Kegiatan belajar berjalan normal. Sebab, jam dan lokasi belajar-mengajar sudah dialihkan. Murid yang atap kelasnya ambruk belajar di lantai satu secara bergantian. Beberapa di antaranya, yakni kelas III dan IV, masuk siang.

Polisi telah melakukan olah TKP untuk materi penyelidikan. Hingga kini belum ada kesimpulan apakah ambruknya atap empat ruang kelas itu ada unsur pidana atau tidak.

Melihat Kondisi Terkini SDN Palebon 01 Semarang yang Atapnya RobohKondisi empat ruang kelas SDN Palebon 01, Semarang, yang atapnya ambruk, Rabu (8/1/2020). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Kapolsek Pedurungan Kompol Eko Rubiyanto mengatakan tim Labfor sudah mendatangi lokasi untuk pengumpulan bukti.

"Betul ada labfor untuk kumpulkan bukti-bukti," kata Eko, Rabu (8/1/2020).


Diberitakan sebelumnya, atap ruang kelas V-A, V-B, VI-A, dan VI-B di lantai dua SD Negeri Palebon 01, Semarang, ambruk. Beruntung, belum ada kegiatan belajar karena peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 WIB kemarin.

Atap yang ambruk itu dibangun pada 2015. Dinas Pendidikan akan mengevaluasi sekolah-sekolah di Kota Semarang yang hanya menggunakan baja ringan untuk rangka atap. Sekolah-sekolah tersebut akan diberi penguatan pada atapnya. (rih/sip)