Kerangka dalam Septic Tank

Adakah Kaitan Bunuh Diri Edi dengan Kematian Ayu Shelisha?

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 30 Des 2019 17:59 WIB
Septic tank lokasi penemuan kerangka Ayu Shelisha, Bantul, Jumat (27/12/2019). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul - Polisi mendalami keterkaitan antara aksi bunuh diri Edi Susanto dengan kematian istrinya, Ayu Shelisha. Hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut Edi nekat bunuh diri karena depresi.

"Jadi kemudian yang bersangkutan (Edi) meninggal, baru (setelahnya) ditemukan itu (Shelisha). Kebetulan saja, tidak ada faktor yang lain, belum ada keterkaitannya," jelas Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono saat ditemui di Mapolres Bantul, Senin (30/12/2019).


Wachyu mengungkap Edi telah berkali-kali mencoba bunuh diri.

"Jadi Edi ini sebenarnya sudah mencoba bunuh diri kurang lebih tiga kali. Dan ini (gantung diri Edi 11 November 2019), dari informasi yang didapat bahwa dia ini ada depresi karena ditinggal pergi istrinya, Ayu Shelisha," terangnya.

Wachyu menjelaskan terungkapnya kerangka Shelisha di dalam septic tank awalnya berdasar pada firasat dari mimpi ibu Shelisha yang berlanjut pada laporan polisi. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut.

"Terungkapnya (penemuan kerangka Shelisha) dari semacam mimpi (ibu Shelisha), kemudian lapor polisi dan ditindaklanjuti. Setelah ditindaklanjuti, ternyata di dalam septic tank ada kerangka manusia (Shelisha)," ucapnya.


Sedangkan untuk keterlibatan Edi dengan kematian Shelisha, hingga saat ini polisi masih mendalaminya.

(rih/sip)