Round-Up

Kronologi Terungkapnya Kerangka Ayu Shelisa di Septic Tank Mertua

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 26 Des 2019 12:56 WIB
Septic tank lokasi penemuan kerangka Ayu Shelisa di Bantul. Foto: Pradito Rida Pertana
Yogyakarta - Polisi akhirnya mengungkap identitas kerangka manusia yang ditemukan dalam septic tank di Bantul. Setelah visum dan memeriksa sejumlah saksi, identitas kerangka itu akhirnya terungkap. Berikut kronologi terungkapnya identitas kerangka:

Minggu, 22 Desember 2019

Pukul 16.30 WIB

Polisi mendapat laporan dari warga yang sedang memperbaiki rumah di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul.

"Jadi kurang lebih tadi pukul 16.30 (WIB) ada laporan warga bahwa di septic tank rumah warga Karangjati ditemukan kerangka. Jadi pas mau diperbaiki malah menemukan kerangka," ujar Kapolsek Kasihan Kompol Y Tarwoco kepada wartawan, Minggu (22/12) malam.

Pukul 17.30 WIB

Personel dari Polres Bantul dan Polresta Yogyakarta tiba di TKP.

"Penemuan kerangka manusia itu benar adanya. Terus, sekitar pukul 17.30 WIB personel Polres Bantul dan Polresta (Yogyakarta) datang ke TKP dan menemukan kerangka (manusia) di (dalam) septic tank yang sudah lama tidak terpakai," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Riko Sanjaya melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (22/12) malam.


Senin, 23 Desember 2019

Usai dievakuasi pada kemarin malam, kerangka yang masih belum diketahui identitasnya itu dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. Rencananya autopsi terhadap kerangka tersebut akan dilakukan pada hari ini.

"Kerangka tersebut sudah dibawa ke RS Bhayangkara (Polda DIY) dan sudah diterima di sana. Untuk autopsi akan dilakukan besok pagi (Senin 23/12)," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Riko Sanjaya melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (22/12) malam.

Selasa, 24 Desember 2019

Polisi mengungkap kerangka tersebut berjenis kelamin perempuan. Ciri-ciri perempuan tersebut di antaranya berusia 20-40 tahun dengan tinggi badan 153-163 cm.

Pada hari yang sama, polisi mendatangi keluarga menantu Waluyo, Ayu Shelisa di Yogyakarta untuk tes DNA.

"Selain itu, tidak ada tanda-tanda kekerasan (pada kerangka manusia)," kata Riko.


Rabu, 25 Desember 2019

Identitas kerangka perempuan tersebut terkuak yakni Ayu Shelisa, menantu perempuan dari Waluyo. Ayu merupakan istri dari Edi, anak Waluyo.

Para tetangga sebelumnya sudah mengungkap kecurigaannya bahwa kerangka itu merupakan Ayu Shelisa yang hilang sejak 2009. Ditambah lagi, Edi tewas bunuh diri setelah Ayu menghilang.

"Personel Polsek Kasihan saat koordinasi untuk tes DNA dengan orang tua Ayu Shelisa memperlihatkan bordir dan gelang hitam itu," ujar Riko melalui pesan singkat kepada detikcom, Rabu (25/12). (sip/ams)