Jual-Beli Alap-alap Via Online, Pria Banjarnegara Ditangkap

ADVERTISEMENT

Jual-Beli Alap-alap Via Online, Pria Banjarnegara Ditangkap

Uje Hartono - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 13:50 WIB
Polisi menunjukkan burung alap-alap yang disita dari Teguh (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara - Teguh (35) warga Kelurahan Karangtengah, Banjarnegara diamankan petugas kepolisian. Ia diduga telah melakukan jual-beli burung alap-alap yang dilindungi undang-undang via online.

"Totalnya ada 10 ekor burung alap-alap dengan berbagai jenis yang kita amankan," kata Wakapolres Banjarnegara Kompol Totok Erwanto saat jumpa pers di Mapolres Banjarnegara, Jl Pemuda, Banjarnegara, Kamis (19/12/2019).

Jenis burung yang disita yakni 5 burung Alap-alap Nipon, 3 burung Alap-alap China dan 2 burung Alap-alap Tikus. Pelaku mengaku membeli burung yang dilindungi itu via online dari pedagang di Surabaya.


Teguh mengaku biasa melakukan jual-beli burung sesuai pesanan pembeli. Kepada polisi, dia mengaku sudah sering melakukan jual-beli burung alap-alap selama setahun terakhir.

"Berdasarkan pengakuan terlapor, sudah hampir setahun melakukan jual beli burung alap-alap ini. Setelah selesai pemeriksaan, burung Alap-alap ini akan kami serahkan ke BKSDA," kata dia.

Burung alap-alap yang disita dari pria BanjarnegaraBurung alap-alap yang disita dari pria Banjarnegara Foto: Uje Hartono/detikcom


Atas perbuatannya Teguh dijerat dengan Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Teguh pun terancam 6 tahun penjara.

"Sesuai undang-undang, barang siapa yang menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan bisa dikenai hukuman 6 tahun penjara," jelasnya.




Tonton juga video Pedagang Hewan Langka Jaringan Internasional Dibekuk:

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT