Sultan: Sampah di Malioboro Itu Konsekuensi, UPT Jangan Sambat

Usman Hadi - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 14:16 WIB
Sri Sultan HB X (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Malioboro, Ekwanto, menengarai banyaknya sampah di Malioboro dikarenakan maraknya pentas kesenian yang digelar tiap Selasa Wage. Untuk itu, Ekwanto, menyebut pentas kesenian di Malioboro akan dievaluasi.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, berbeda pendapat dengan Ekwanto. Menurutnya, banyaknya sampah di Malioboro merupakan konsekuensi atas banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.

"Sampah itu konsekuensi. Mosok nggak boleh bawa apa-apa," kata Sultan saat ditanya evaluasi atas pentas kesenian yang ditengarai menjadi penyebab banyaknya sampah di Malioboro, Rabu (11/12/2019).


Menurut Sultan, tidak semestinya UPT Malioboro mengeluhkan keberadaan sampah akibat adanya pentas kesenian dan kebudayaan di sepanjang kawasan Malioboro. Sebab, persoalan sampah sejak awal merupakan tanggung jawab UPT.

"Ya itu (banyaknya sampah di Malioboro) tanggung jawabnya (UPT) Malioboro, nggak usah sambat (mengeluh). Kecuali tidak boleh ada kunjungan oranglah, (pasti Malioboro) bersih," terangnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2