Mobdin Mewah Bupati Karanganyar

Dalih Medan Terjal untuk Beli Mobdin Mewah, Pukat: Harusnya Perbaiki Jalannya

Usman Hadi - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 11:03 WIB
Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Bupati Karanganyar, Juliyatmono, bakal mengendarai mobil dinas (mobdin) baru jenis Jeep Wrangler Rubicon seharga Rp 1,9 miliar atau nyaris Rp 2 miliar dengan alasan medan terjal. Alasan itu dinilai justru perlu dipertanyakan.

"Mengapa tidak beralasan? Alasannya kan (yang disampaikan Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Karanganyar) katanya untuk menyesuaikan dengan medan Karanganyar yang bergunung-gunung," tutur kata Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, Kamis (5/12/2019).

"Nah, kalau medan di daerah tersebut sulit untuk dijangkau dengan transportasi yang biasa, artinya di daerah tersebut infrastrukturnya justru yang harus ditingkatkan, bukan justru pejabat daerahnya menggunakan mobil yang mewah seperti itu," terangnya.


Selain itu, lanjut Zaenur, jika alasan medan Karanganyar yang sulit maka sebenarnya Pemkab cukup mengadakan mobdin jenis Mitsubishi Pajero Sport atau Toyota Fortuner. Menurutnya, kedua jenis mobil tersebut sudah cukup prima untuk melibas medan di Karanganyar.

"Bahwa tidak patut bagi pejabat negara bermewah-mewahan dengan anggaran rakyat. Jadi standpoint saya adalah ketidakpatutan itu," katanya.

"Menurut saya (pembelian mobdin Bupati Karanganyar yang nyaris Rp 2 miliar) itu sesuatu yang tidak patut, tidak peka terhadap kondisi masyarakat dan juga sebenernya tidak cukup beralasan," lanjutnya.

Zaenur berpendapat, lumrah apabila pembelian mobdin Bupati Karanganyar menjadi polemik lantaran mobil jenis Ribicon termasuk mobil berkategori mewah. Sementara alasan pembelian mobil tersebut juga dianggap kurang beralasan.


"Jadi menurut saya ini menunjukkan ketidakpekaan pejabat-pejabat daerah terhadap beban hidup yang ditanggung oleh masyarakat. Apalagi kemiskinan di Karanganyar juga masih relatif tinggi. Tidak selayaknya pejabat daerahnya bermewah-mewahan," paparnya.

Zaenur juga menganggap pengadaan Mobdin Bupati jenis Ribicon tidak menjadi contoh yang baik bagi para pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar. Sebab, mobdin yang dipakai Bupati tidak menganggarkan gaya hidup sederhana tetapi bermewah-mewahan.

"Para ASN harusnya diberi contoh pola hidup yang sederhana dengan prinsip melayani. Nah, jadi menurut saya ini satu keteladanan yang kurang baik, satu contoh yang kurang baik begitu, kurang bisa memberi teladan hidup sederhana kepada bawahan," tutupnya.




Simak juga video Mengenal Kecanggihan Mobil Menteri Jokowi Seharga Rp 1,5 Miliar:

[Gambas:Video 20detik]



(ush/sip)