PT RUM Bantah Buang Limbah Beracun di Pekarangan Warga Brebes

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 02 Des 2019 15:33 WIB
Segel perusahaan yang ditemukan di lokasi pembuangan limbah beracun di Brebes, Senin (2/12/2019). Foto: Imam Suripto/detikcom
Segel perusahaan yang ditemukan di lokasi pembuangan limbah beracun di Brebes, Senin (2/12/2019). Foto: Imam Suripto/detikcom
Sukoharjo -
Limbah cair kategori B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) bersegel PT Rayon Utama Makmur (RUM) dibuang dan mencemari pekarangan warga di Brebes. Perusahaan serat sintetis asal Sukoharjo itu membantah telah membuang limbah tersebut.

Sekretaris PT RUM, Bintoro Dibyoseputro, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan dua perusahaan dalam memproses limbah. PT RUM, kata dia, memang tidak diizinkan mengolah beberapa jenis limbah.

"Maka ada limbah yang harus diolah perusahaan yang lebih bisa. Lalu ada pihak yang membawa. Jadi pihak yang mengangkut saja harus tersertifikasi. Namanya PT Mitra Tata Lingkungan Baru (MTLB)," kata Bintoro saat dihubungi detikcom, Senin (2/12/2019).


Bintoro menyebut kesalahan murni pada PT MTLB. Pihaknya mengaku punya bukti bahwa limbah tersebut sudah diangkut oleh pihak lain.

"Kami ada bukti hitam di atas putih, surat perjanjian kerja sama. Setiap hari kan ada kendaraan yang mengangkut limbah. Kami punya catatan, kapan kendaraan dilepas, driver-nya siapa, teknisi, kenek siapa, semua tercatat," ujar dia.
Selanjutnya
Halaman
1 2