detikNews
Kamis 21 November 2019, 10:23 WIB

13 Korban Aula SMKN 1 Miri Sragen yang Roboh Masih Dirawat di 4 RS

Andika Tarmy - detikNews
13 Korban Aula SMKN 1 Miri Sragen yang Roboh Masih Dirawat di 4 RS Reruntuhan aula SMKN 1 Miri yang roboh. (Andika Tarmy/detikcom)
Sragen - Aula SMK Negeri 1 Miri, Sragen, yang roboh akibat angin kencang Rabu kemarin, menimpa 22 siswa. Saat ini 9 korban sudah diperbolehkan rawat jalan, sedangkan 13 korban masih dirawat di 4 rumah sakit.

"Sekarang masih ada 13 yang dirawat. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi. Seluruh biaya perawatan akan ditanggung dinas," kata Kepala SMK Negeri 1 Sarno, Kamis (21/11/2019).


Hal serupa disampaikan oleh Kepala Cabang Disdik Provinsi Jateng Wilayah VI Eriz Yunianto. Menurutnya, 13 anak tersebut dirawat di 4 rumah sakit di Sragen, Solo, dan Sukoharjo.

"Yang dirawat di RSUD Gemolong sudah tidak ada. Dari 13 korban yang masih dirawat itu, ada 7 di RSUD Sragen, 2 anak di RS PKU Muhammadiyah Solo, 1 anak di RSUP dr Moewardi Solo, dan 3 anak di RS Khusus Tulang Karima Utama Kartosuro (Sukoharjo)," paparnya.

Kondisi korban yang dirawat, ada yang patah tulang, cedera kepala, hingga luka terbuka di bagian tubuh lainnya.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen Suwardi mengatakan, meski wewenang penanganan SMK ada di provinsi, karena kejadiannya di wilayah Kabupaten Sragen, pihaknya turut memastikan semuanya tertangani dengan baik.

"Sekarang fokus ke penanganan korban dulu. Kita cukup beruntung tidak timbul korban jiwa. Yang penting kegiatan belajar jalan terus," ujarnya.




Tonton juga video Kementerian PUPR Proaktif Tangani Sekolah Ambruk:

[Gambas:Video 20detik]




(mbr/mbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com