detikNews
2019/11/18 19:36:35 WIB

Yuk! Mengenal Rumah Singgah Soedirman dan Sumur Bung Karno di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Yuk! Mengenal Rumah Singgah Soedirman dan Sumur Bung Karno di Bantul Pameran di rumah singgah Soedirman di Dusun Grogol IX, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Senin (18/11/2019). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul - Warga Dusun Grogol IX, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, menggelar festival sejarah bertajuk 'Jejak Soedirman yang Tertinggal'. Festival itu untuk mengingat kembali Dusun Grogol IX dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Seperti halnya keberadaan rumah singgah Soedirman yang menjadi saksi bisu pertama kali Jenderal Besar Soedirman ditandu dalam memimpin Perang Gerilya melawan penjajah. Selain itu terkait keberadaan sumur Bung Karno yang berada di dusun tersebut sebagai salah satu situs sejarah.

Direktur Festival Sejarah di Dusun Grogol, Eko Setyo Raharjo, menjelaskan bahwa festival ini baru pertama kalinya digelar. Hal itu setelah warga mendapat pelatihan terkait mengidentifikasi dan mendokumentasikan sejarah di Dusun Grogol IX dari Indonesian Visual Art Archive (IVAA) Yogyakarta.

"Setelah ada pelatihan itu, kami jadi tahu bagaimana caranya dan mulai mengidentifikasi sejarah apa saja yang ada di sini (Dusun Grogol). Ternyata ditemukan fakta kalau Bung Karno pernah di sini dan membuat sumur," katanya saat ditemui di lokasi festival, Senin (18/11/2019).

"Terus ada juga tempat persinggahannya Jenderal Soedirman di rumah Pak Lurah Hadi Harsono. Persinggahan itu dipakai Pak Dirman untuk menyusun strategi gerilya melawan penjajah," imbuh Eko.


Berdasar temuan itu, warga ingin membuat festival untuk mengingatkan lagi keberadaan situs-situs sejarah yang ada di Dusun Grogol IX. Selain itu, mengajak warga untuk bersama-sama merawat keberadaan situs tersebut.

"Tujuannya itu, pertama untuk mengingat kembali (Dusun) Grogol dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, kedua memaknai situs di Grogol dan sekitarnya sebagai peninggalan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Terakhir, mempertemukan warga melalui sejarah masa lalu dan masa kini Grogol," katanya.


Lebih lanjut, festival tersebut terdiri dari makam bersama makanan favorit Jenderal Besar Soedirman seperti pecel dan tahu goreng. Lalu berlanjut dengan sesi talkshow, pameran foto dan video di rumah singgah Soedirman dan tur ke situs peninggalan Bung Karno dan Gumuk Pasir menggunakan kereta kelinci bersama 30 siswa dan warga sekitar.

"Untuk yang dipamerkan ini ada benda yang asli dan replika, yang replika seperti kursi (untuk memandu Jenderal Besar) Soedirman. Untuk foto-fotonya sendiri ada foto terdahulu yang discan dan cetak ulang," katanya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com