Bom di Medan, JK: Masjid Bukan Tempat Penyebaran Radikalisme!

Bom di Medan, JK: Masjid Bukan Tempat Penyebaran Radikalisme!

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 16:01 WIB
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, di kantor PMI Kota Yogyakarta, Jumat (15/11/2019). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, di kantor PMI Kota Yogyakarta, Jumat (15/11/2019). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) menyebut hubungan guru mengaji dengan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan tidak berkaitan dengan penyebaran radikalisme di masjid. Menurutnya, pelaku membuat bom belajar dari internet.

"Sebenarnya radikalisme tidak di masjid, saya bilang 99 persen masjid itu aman saja. Bahwa ada pengajian-pengajian tertentu yang keras umumnya tidak di masjid," kata JK saat ditemui di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta, Jumat (15/11/2019).


Karena itu, JK menilai kemampuan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabbial Muslim Nasution, dalam merakit bom tidak didapat dari keaktifannya dalam kegiatan masjid. Menurutnya, Rabbial dapat merakit bom dari video yang tersebar di dunia maya.


"Mereka dapatnya dari internet, iya, lihat saja orang bikin bom belajarnya di mana? di internet kan," ucapnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2