detikNews
2019/11/12 16:47:59 WIB

Jabres, Sapi dari Brebes yang Punya Kemampuan Adaptasi Tinggi

Imam Suripto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jabres, Sapi dari Brebes yang Punya Kemampuan Adaptasi Tinggi Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes - Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ada sapi lokal dengan sebutan sapi Jabres. Jabres ini singkatan Jawa Brebes. Sapi lokal ini punya kemampuan adaptasi dengan lingkungan yang tinggi.

Pada musim kemarau, banyak peternak yang resah karena berkurangnya ketersediaan pakan berupa rumput. Sapi lokal hasil persilangan ini belum banyak dikenal di kalangan peternak sapi di Indonesia. Sapi jenis ini sekarang sedang dikembangkan di Brebes.

Dilihat dari postur tubuh, sapi ini memang berbeda dengan sapi sapi lain. Ukuran badannya lebih kecil jika dibanding sapi jenis Simental, BX, dan PX. Meski terlihat kurang 'menjual' karena ukurannya yang kecil, sapi ini sebenarnya lebih menguntungkan jika dibudidayakan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes Ismu Subroto menjelaskan sapi Jabres memiliki keunggulan dibanding jenis sapi lain, antara lain tahan (resisten) terhadap serangga dan tahan terhadap kondisi lingkungan. Meski pakan terbatas karena musim kemarau, sapi ini mampu bertahan. Struktur dagingnya padat dan sedikit lemak, kulit bagus, serta persentase karkas (tanpa kepala, kaki, jeroan) berkisar antara 45-50 persen.

"Sapi ini bisa beranak 13 kali selama hidup. Sementara jenis sapi lain di bawah 10 kali. Ini sangat menguntungkan jika diternak," ujar Ismu Subroto, Selasa (12/11/2019) siang.

Menurutnya, memelihara sapi ini memiliki risiko kematian yang kecil. Karena, dalam kondisi apa pun, hewan ini mampu bertahan hidup, bahkan dalam keadaan paceklik pakan dan minim air seperti saat kemarau.



Secara anatomi, bobot hidup sapi betina dewasa sebesar 230-260 kg. Untuk jenis kelamin jantan, bobotnya lebih besar berat, yakni 280-350 kg. Meski sapi ini tidak sebesar sapi jenis luar, karkas (bobot sapi tanpa kepala, kaki dan jeroan) hampir sama, yakni 45-50 persen dari berat hidup.

"Jadi sebenarnya tidak beda dengan sapi sapi yang berasal dari luar negeri. Karkasnya selisih sedikit," terangnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com