Dampak Angin Puting Beliung di Boyolali, Puluhan Rumah Rusak

Dampak Angin Puting Beliung di Boyolali, Puluhan Rumah Rusak

Ragil Ajiyanto - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 14:06 WIB
Sejumlah rumah warga Ngaren, Juwangi, Boyolali, roboh setelah diterjang angin puting beliung, Selasa (12/11/2019). Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Sejumlah rumah warga Ngaren, Juwangi, Boyolali, roboh setelah diterjang angin puting beliung, Selasa (12/11/2019). Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Hujan disertai angin puting beliung melanda Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Senin (11/11) sore. Dampaknya puluhan rumah di wilayah Boyolali Utara itu dilaporkan rusak.

Kepala Desa Ngaren, Budiono, mengatakan akibat puting beliung tersebut sebanyak tujuh rumah warga di wilayahnya roboh. Selain itu puluhan rumah di desa lain dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat, kebanyakan atap gentingnya rusak.

"Dampaknya rumah-rumah warga saya itu tujuh rumah yang roboh dan lainnya ada sekitar 50-an rumah atap gentingnya lepas dari tempatnya," kata Budiono kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).


Dijelaskannya, angin puting beliung terjadi Senin kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu wilayah terdampak mendung cukup tebal, kemudian turun hujan dan disusul angin puting beliung.

"Ada hujan tapi tidak deras, jadi itu barengan dengan hujan, terus ada angin puting beliung yang suaranya gemuruh," ceritanya.

Suara gemuruh itupun mengejutkan warga yang segera mencari lokasi aman untuk berlindung. Beruntung tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Dampak Puting Beliung di Boyolali, Puluhan Rumah RusakSejumlah rumah warga Ngaren, Juwangi, Boyolali, roboh setelah diterjang angin puting beliung, Selasa (12/11/2019). Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Budiono mengimbau kepada warganya untuk waspada karena memasuki musim hujan rawan terjadi hujan disertai angin kencang. Wilayah desanya juga termasuk wilayah yang rawan angin kencang.

"Kami mengimbau kepada warga saya untuk waspada dan hati-hati. Ini awal musim hujan seperti ini, bagaimana caranya supaya aman," ujarnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, hujan disertai angin kencang melanda Desa Ngaren, Juwangi, Boyolali. Sedikitnya sembilan rumah warga dilaporkan roboh dan rusak berat. Dari hasil pendataan sementara, rumah yang roboh milik Wiro Samidi (80) dan Ngatiman (45), keduanya warga Dukuh Doplang, Desa Ngaren. Satu unit sepeda motor milik Ngatiman juga ikut tertimpa reruntuhan rumah.

Kemudian, rumah warga lainnya yang roboh milik Waji (42), Ngatimin (51), Kalimin (55), dan Marmin (53), keempatnya warga Kalitlawah. Sedangkan yang rusak berat rumah milik Rukinem (60), Pujiyono (32) dan Rusmen yang juga Kadus Kalitlawah.


Kepala Pelaksana Harian BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo, mengatakan pihaknya sudah menerjunkan tim ke lokasi untuk mengecek sekaligus melakukan pendataan. (rih/rih)