detikNews
Jumat 08 November 2019, 13:23 WIB

UGM Ajukan Nama Sardjito Jadi Pahlawan Nasional Sejak 2012

Usman Hadi - detikNews
UGM Ajukan Nama Sardjito Jadi Pahlawan Nasional Sejak 2012 Foto Prof dr Sardjito yang dipamerkan di Balairung UGM (Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM) 1950-1961 sekaligus Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) 1964-1970, Prof Sardjito, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Penganugerahan ini tak bisa dilepaskan dari peran UGM.

Salah satu anggota tim pengusul dari UGM, Prof Sutaryo, menjelaskan tim dari UGM mulai bekerja sejak 2011. Setahun kemudian, pada 2012, tim ini resmi mengajukan nama Sardjito agar dianugerahi gelar Pahlawan Nasional ke pemerintah.

"Tahun 2011 tim mulai, dan Juli 2012 sudah ada surat pengusulan," jelas Sutaryo dalam rilis tertulis yang dikeluarkan Bagian Humas dan Protokol UGM Yogyakarta, Jumat (8/11/2019).


Menurut Sutaryo, Sardjito memang layak mendapatkan anugerah gelar Pahlawan Nasional. Sebab, selain dikenal sebagai pejuang pendidikan, Sardjito merupakan seorang aktivis di sejumlah organisasi pergerakan, seperti di Boedi Oetomo.

Sementara itu, pada masa kemerdekaan, Sardjito berperan sebagai peletak Pancasila sebagai dasar perguruan tinggi di Indonesia. Kemudian Sardjito juga tercatat sebagai pendiri PMI, yang banyak meneliti obat-obatan untuk rakyat dan tentara Republik.

"Ya (Sardjito) sarjana komplet. Aktif di sosial, budaya, perdamaian dan seni rupa juga," tutur Sutaryo.

Rektor UGM Prof Panut Mulyono bangga setelah pendahulunya di UGM dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah. Pihaknya berharap setelah ini berbagai nilai dan perjuangan yang ditorehkan Sardjito dapat diteladani oleh para generasi muda bangsa.

"Semoga kita dapat meneladani semangat dan ketulusan almarhum dalam berjuang bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Almarhum Prof Sardjito adalah ilmuwan pejuang dan pejuang ilmuwan," kata eks Dekan Fakultas Teknik UGM tersebut.


Bukan hanya oleh UGM, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sardjito juga disambut baik pihak keluarga. Salah satu keluarga almarhum, Budhi Santoso, berterima kasih kepada tim dari UGM dan pemerintah yang menganugerahkan gelar itu.

"Ini anugerah istimewa bagi keluarga. Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada tim (pengusul dari UGM) yang telah memperjuangkan pemberian gelar tersebut," terang Budhi.
(ush/rih)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com