Jadi Saksi Kasus Suap, Tamzil Mengaku Takut Sama KPK

Jadi Saksi Kasus Suap, Tamzil Mengaku Takut Sama KPK

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 04 Nov 2019 18:26 WIB
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Bupati Kudus nonaktif, Muhammad Tamzil hadir sebagai saksi kasus dugaan suap sengan terdakwa Plt Sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kudus, Akhmad Shofian. Saat bersaksi, Tamzil membantah menerima suap dari terdakwa.

Hal itu diungkapkan Tamzil dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang yang dipimpin hakim ketua Antonius Widjantono. Tamzil mengaku tidak meminta atau menerima uang yang berkaitan mutasi jabatan di Pemerintah Kabupaten Kudus.

"Staf saya pernah membawa uang ke ruangan saya, tapi saya tolak. Pada saat itu Agus tidak memberitahu saya dari siapa uang itu," kata Tamzil, Senin (4/11/2019).

Ia menyebut staf khusus Bupati, Agus Soeranto pernah masuk ke ruangannya dan membawa uang. Namun saat itu Tamzil menolak dan mengaku takut KPK.

"Langsung tak bilangi suruh bawa keluar. Soalnya saya takut sama KPK," tegasnya.

Tamzil membantah segala tuduhan soal suap, termasuk soal jual beli jabatan. Menurutnya jika terdakwa dan istrinya naik jabatan maka memang sudah lolos seleksi.

"Jadi kalau terdakwa Akhmad Shofian dan istrinya kemudian lolos seleksi ya berarti memang dia memenuhi syarat. Udah gitu aja," tandasnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2