Sempat Ricuh, Penertiban Tambak di Dekat Bandara Kulon Progo Dilanjut

Sempat Ricuh, Penertiban Tambak di Dekat Bandara Kulon Progo Dilanjut

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 16:27 WIB
Penertiban tambak udang di selatan Bandara YIA yang masuk kawasan Pantai Glagah, Kulon Progo, Jumat (1/11/2019). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Penertiban tambak udang di selatan Bandara YIA yang masuk kawasan Pantai Glagah, Kulon Progo, Jumat (1/11/2019). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Kulon Progo - Adanya reaksi perlawanan dari warga tidak mempengaruhi proses penertiban tambak udang di selatan Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo, DIY. Petugas gabungan terlihat terus melanjutkan penertiban.

Pantauan detikcom, satu unit eskavator mulai bergerak ke lokasi tambak yang berada di kawasan Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Kulon Progo. Tampak pula puluhan anggota kepolisian dan TNI berjalan kaki mengikuti laju eskavator tersebut.

Sesampainya di lokasi tambak udang, eskavator itu langsung menguruk tambak dengan tanah. Tidak hanya satu petak saja, namun pengurukan tanah menyasar beberapa petak yang digunakan sebagai tambak udang.

Berbeda dengan situasi tadi pagi, penertiban kali ini tidak diwarnai kericuhan. Bahkan suasana di tambak udang sangat sepi dan tidak ada petambak yang melakukan aktivitas.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Sudarno, mengakui adanya sedikit insiden saat penertiban tambak udang pagi tadi. Menurutnya, hal itu adalah bagian dari dinamika di lapangan.

"Saat ini sudah mulai lagi (penertiban tambak udang di Pantai Glagah), dan sudah tidak ada gangguan. Artinya kita tidak akan berhenti (melakukan penertiban) meski ada penolakan (dari warga dan petambak udang)," katanya saat ditemui detikcom di Pantai Glagah, Jumat (1/11/2019).

Sudarno menyebut, bahwa hari ini ditargetkan dapat menertibkan sekitar 50 petak tambak. Pihaknya akan menambah alat berat guna mempercepat proses penertiban.

"Jumlah tambak (udang) yang ditertibkan ada 133 petak, dan sampai hari ini sudah ada 32 (petak) yang ditertibkan. Terus hari ini kita pakai tiga alat berat, jadi targetnya hari ini ada 50 tambak lagi yang bisa diratakan," ucapnya.

Sempat Ricuh, Penertiban Tambak di Dekat Bandara Kulon Progo DilanjutTambak udang di selatan Bandara YIA yang masuk kawasan Pantai Glagah, Kulon Progo, Jumat (1/11/2019). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Sudarno mengaku telah melakukan sosialisasi kepada para petambak sebelum penertiban ini. Bahkan pihaknya telah memberi tenggat waktu kepada para petambak untuk mengosongkan tambak.

"Kita tertibkan karena di sini (tambak udang di selatan YIA) mau dibuat sabuk hijau (green belt YIA)," katanya.

Sudarno menambahkan, bahwa lahan yang ditertibkan bukanlah milik para petambak. Karena itu, meski terjadi penolakan pihaknya tetap akan melaksanakan penertiban tersebut.

"Lha wong itu bukan tanah milik mereka (para petambak udang), mereka itu memakai tanah itu tanpa izin. Jadi mereka tidak punya hak untuk menolak penertiban," ucap Sudarno.


Simak juga video "Rayu Investor, Kepala BKPM-Menhub 'Jualan' Bandara Singkawang" :

[Gambas:Video 20detik]


(rih/rih)