Ganjar Dukung Larangan Cadar di Kantor Pemerintah: Takutnya Kalau Pria

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 15:27 WIB
Foto: AFP Photo/Menahem Kahana
Semarang - Rencana pelarangan cadar di lingkungan pemerintahan oleh Menag, didukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar bahkan mengatakan, ada kekhawatiran seorang pria menyamar menggunakan cadar.

Ganjar mengatakan sebenarnya di Jawa Tengah untuk para ASN-nya sudah ada aturan dan juknis yang mengatur soal pakaian termasuk untuk wanita berhijab.

"Kalau di Jateng ya kita untuk baju sudah ada ketentuannya, kalau perempuan berkerudung ada urutannya," kata Ganjar usai melantik pelaksana tugas Sekda Provinsi Jateng di Gedung Gradika Bakti Praja, Semarang, Kamis (31/10/2019).


Dalam aturan yang dimaksud Ganjar memang tidak ada penyebutan nikab atau cadar, namun Ganjar membenarkan kalau memang tidak diperkenankan menutup muka.

"Ya (tidak menutup muka), kalau ibu-ibu pakai kerudung juknisnya jelas kok. Tidak ada ketentuan soal cadar," pungkasnya.


Sedangkan terkait soal tamu kantor pemerintahan yang bercadar, Ganjar tidak mempermaslahkan. Namun Ganjar merasa ada yang patut diwaspadai, yaitu fenomena crosshijaber yang sering terjadi belakangan ini.

"Tidak apa-apa kalau tamu. Yang kita takutkan kalau laki-laki, cross apa itu, crosshijaber," kata Ganjar sembari tersenyum.


Menag Kaji Larangan Cadar, PKS: Negara Jangan Masuk Ruang Privat

[Gambas:Video 20detik]

(alg/mbr)