Kekeringan di Jepara Meluas, 32 Desa Alami Krisis Air Bersih

Wikha Setiawan - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 14:27 WIB
Sumur milik warga di Jepara mulai mengering, Kamis (31/10/2019). Foto: Wikha Setiawan/detikcom
Sumur milik warga di Jepara mulai mengering, Kamis (31/10/2019). Foto: Wikha Setiawan/detikcom
Jepara - Kekeringan di Kabupaten Jepara meluas. Data dari BPBD setempat, sebanyak 32 desa mengalami krisis air bersih dengan warga terdampak sekitar 24 ribu jiwa.

Kepala BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengatakan bahwa kekeringan meluas dari sebelumnya melanda 28 desa kini menjadi 32 desa.

Empat desa baru yang mulai terdampak kekeringan yaitu Desa Mantingan Kecamatan Tahunan, Desa Gerdu Kecamatan Pecangaan, Desa Bandungharjo Kecamatan Kalinyamatan dan Desa Wedelan Kecamatan Bangsri.

"Total ada 32 desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Jepara," kata Arwin, Kamis (31/10/2019).


Hingga saat ini pihaknya sudah menyalurkan bantuan air bersih total 3.214.000 liter ke desa terdampak. Dengan jumlah sasaran 6.790 kepala keluarga (KK) atau 24.131 jiwa.

Desa yang mendapatkan droping paling banyak yaitu Desa Blimbingrejo Kecamatan Nalumsari dengan jumlah 345.00 liter. Kemudian Desa Pendem Kecamatan Kembang dengan total 340.00 liter air dan Desa Raguklampitan Kecamatan Batelait dengan 305.000 liter.

"Untuk sementara kebutuhan air dan operasional tiap harinya, sekitar Rp 4,5 juta rupiah," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2