detikNews
2019/10/27 23:20:10 WIB

Petugas Teledor, 5 Napi Rutan Wates Kabur Lewat Gorong-gorong

Pradito Rida Pertana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Petugas Teledor, 5 Napi Rutan Wates Kabur Lewat Gorong-gorong Menara jaga Rutan Wates Kulon Progo. -- Foto: Pradito R Pertana/detikcom
Kulon Progo - Kakanwil Kemenkumham DIY, Krismono, menyebut 5 napi (sebelumnya dilaporkan 3 napi) yang kabur dari Rutan Klas II B Wates memanfaatkan gorong-gorong kamar mandi.

Terlebih, tidak ada petugas yang berjaga di pos pantau Rutan. Hal itu memudahkan kelima napi untuk kabur dengan cara melompat dari tembok Rutan.

"Jadi pada waktu (pintu sel) dibuka saat salat (ashar), mereka (5 napi) keluar dan kamar mandi. Nah, dari kamar mandi itu mereka masuk ke gorong-gorong, dan di gorong-gorong itu mereka buka teralis (terbuat dari besi) dengan dibenggang (dibuka paksa) pakai kayu," paparnya Minggu (27/10/2019) malam.

"Padahal gorong-gorong itu ngepres (mepet) sekali untuk orang, baru saja saya cek. Lalu keluar dari gorong-gorong dengan merangkak itu mereka lari lewat pos (pantau Rutan) dan ternyata pos pantau dalam kondisi kosong sehingga mereka bisa kabur," imbuh Krismono.


Mendapati fakta tersebut, Krismono mengaku telah meminta keterangan petugas Rutan. Hasilnya, petugas Rutan mengaku bahwa ia meninggalkan pos pantau untuk melaksanakan salat ashar.

"Tadi saya sudah tanyai petugasnya, dia bilang turun (dari pos pantau) untuk salat, dan itu salah menurut SOP, itu saya anggap keteledoran dari petugas. Karena kalau di situ (pos pantau) ada petugasnya tentu tidak akan mungkin mereka bisa lari (dari Rutan)," katanya.

"Dan besok akan saya periksa (petugas Rutan Kelas II B), saya akan ambil tindakan tegas karena itu kesalahan, kelengahan dan keteledoran dari petugas," imbuhnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com