Korban adalah Andon Sutrisno (33), warga Dusun Sirendeng, RT 04 RW 06, Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Nelayan tersebut terpental dari perahu dan hilang di perairan Break Water, Desa Jetis, Pantai Logending, Kabupaten Kebumen.
"Iya, satu nelayan hilang karena perahunya terbalik," kata Koordinator Basarnas Pos Cilacap, Moelwahyono, ketika dihubungi detikcom, Kamis (24/10/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, perahu yang ditumpangi korban bersama satu temannya, Radikun (40), terhantam ombak besar saat hendak menepi.
"Sebelumnya korban bersama temannya pulang dari melaut dan perahu yang ditumpanginya terhantam ombak saat hendak masuk di pintu break water Pantai Logending dan dua ABK terpental. Satu berhasil menyelamatkan diri dan satu korban atas nama Andon Sutrisno hilang," jelas Moelwahyono.
Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dari Basarnas Cilacap, BPBD Kebumen, TNI, Polri, relawan serta warga, namun hingga kini korban belum berhasil ditemukan. Sedangkan perahu yang terbalik sudah dievakuasi petugas.
"Evakuasi perahu yang terbalik bisa dilaksanakan dan selanjutnya dibawa ke TPI Pedalen Ayah, Kebumen. Sedangkan korban masih dalam pencarian dan hingga saat ini belum ditemukan," tutupnya. (rih/rih)











































