Jokowi Jadi Presiden, Relawan Balik Kandang

Jokowi Jadi Presiden, Relawan Balik Kandang

Bagus Kurniawan - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 22:38 WIB
Jokowi Jadi Presiden, Relawan Balik Kandang
Foto: Istimewa/detikcom
Yogyakarta - Alap-Alap Jokowi yang merupakan relawan Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres lalu mendukung sepenuhnya presiden dalam memilih kabinet untuk periode lima tahun mendatang. Tugas Alap-Alap Jokowi hanya memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam kontestasi pilpres.

"Tugas kami sebagai relawan sudah selesai yakni membantu Joko Widodo-Ma'ruf Amin memenangkan pilpres. Itu saja dan hari ini Jokowi sudah melantik semua menteri-menterinya," ujar inisiator Alap-Alap Jokowi, Muhammad Isnaini kepada wartawan, Rabu (23/10).

Menurut Isnaini, relawan tidak akan pernah masuk ke persoalan lain khususnya yang menjadi domain presiden atau hak prerogatif presiden termasuk dalam menyusun kabinetnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sebagai relawan sudah terhormat bisa membantu Bapak [Jokowi] memenangkan pilpres. Tentu saja ini menjadi kebanggaan kami. Maka dari itu, setelah pilpres selesai, presiden dilantik kemudian menyusun kabionet, relawan kembali ke habitat masing-masing, balik kandang," katanya.

"Yang jadi petani, maka kembali ke sawah. Yang pengusaha, juga kembali menjalankan aktivitas bisnisnya. Yang jadi nelayan ya kembali melaut. Jadi simpel saja, namanya juga relawan. Sama sekali nggak ada tendensi atau kepentingan yang lain kecuali memenangkan Jokowi di pilpres. Titik!" lanjut Isnaini.

Ia menegaskan Alap-Alap Jokowi tetap militan dalam mengawal Jokowi. Namun tidak akan masuk ke ranah Jokowi sebagai presiden.

"Kami mendukung Bapak untuk membangun bangsa ini lebih maju. Dan kami tidak akan pernah meragukan komitmen beliau [Jokowi] untuk membangun bangsa ini. Kita total ada di belakang Jokowi, karena kita bangga bersama Jokowi," ungkap Isnaini.

Meski relawan sudah kembali ke habitatnya masing-masing, dia berharap kepada anggota Alap-Alap Jokowi yang tersebar mulai Aceh, Lampung, Jambi, Batam, Jakarta dan sekitarnya, Garut, Jawa Tengah, DIY, Tulungagung, Jawa Timur, Samarinda, Manado, Makassar, Kendari, Ambon, NTB, NTT, dan Papua untuk tetap mendoakan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dalam memimpin bangsa Indonesia. Selanjutnya, relawan yang tersebar dari Aceh hingga Papua tersebut bisa menjadi wadah silaturahim anak bangsa.

Sejak Alap-Alap Jokowi dibentuk di Jogja Expo Center (JEC) pada Maret 2015, komitmennya sudah jelas yakni mengawal Jokowi dengan mandiri. Artinya, segala bentuk kegiatan atau pertemuan yang diinisiasi oleh Alap-Alap Jokowi berasal dari swadaya relawan.

"Semua swadaya, karena kita bangga bersama Jokowi, bangga menyongsong kemajuan dan kesatuan bangsa bersama Jokowi," kata dia.

Salah satu relawan Alap-Alap Jokowi, Imam Sajaroh mengatakan Alap-Alap Jokowi akan senantiasa di belakang Jokowi.

"Kami mendukung Pak Jokowi untuk memajukan bangsa ini dan mempersatukan bangsa ini. Jokowi punya komitmen yang kuat untuk membangun bangsa dan mempersatukan bangsa. Jadi ini sudah persoalan Merah Putih. Kami dukung full," ujar pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Hadi, Prambanan, Sleman ini.

Gus Jaroh, sapaan Imam Sajaroh, mengatakan saat ini ribuan relawan Alap-Alap Jokowi telah kembali beraktivitas di lingkungan masing-masing begitu KPU menyatakan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin memenangkan pilpres. "Saya kembali ke ponpes, mengaji dan keliling untuk mengisi pengajian. Begitu juga dengan relawan yang lain. Untuk hal-hal yang lain kita serahkan ke Pak Jokowi sebagai presiden. Kami ndak nuntut apa-apa, namanya juga relawan," pungkas Gus Jaroh.
Halaman 2 dari 2
(rih/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads