Ramai Pasang Status Suhu 40 Derajat di Solo, Ini Kata BMKG

Ramai Pasang Status Suhu 40 Derajat di Solo, Ini Kata BMKG

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 21 Okt 2019 15:29 WIB
Suhu udara di Solo versi aplikasi ponsel milik warga, Senin (21/10/2019). Foto: Istimewa
Suhu udara di Solo versi aplikasi ponsel milik warga, Senin (21/10/2019). Foto: Istimewa
Solo - Seharian ini banyak warga Solo mengunggah tangkapan layar ponsel yang menunjukkan suhu mencapai 40 derajat celcius sebagai status media sosialnya. Bahkan ada yang sampai 44 derajat celcius.

Memang suhu panas terasa di Solo dan sekitarnya hari ini, Senin (21/10/2019). Warga mengeluhkan suhu yang terasa tidak seperti biasanya.

"Tadi keluar rumah pukul 10.00 WIB sudah panas, sepertinya tidak seperti biasanya. Sampai ke kampus UNS rasanya pusing karena panas banget," kata Fadia, mahasiswa Fakultas Hukum UNS.


Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jawa Tengah, Iis Widya Harmoko, mengatakan suhu tersebut berbeda dengan catatannya. Di Solo, suhu tertinggi hingga sore ini mencapai 37 derajat.

"Di Semarang ini tadi tertinggi 37,8 derajat Celcius. Kalau di Solo siang ini sampai 38 derajat Celcius," kata Iis saat dihubungi detikcom, Senin (21/10/2019).

Penghitungan suhu tersebut berdasarkan peralatan yang sudah sesuai standar. Penghitungan dilakukan salah satunya di Bandara Adi Soemarmo.

"Bandara Adi Soemarmo juga selalu melakukan pengamatan suhu dan divalidasi BMKG sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Kalau hanya aplikasi ponsel tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata dia.



Namun dia membenarkan bahwa pada bulan Oktober ini suhu memang sedang memuncak. Hal ini wajar terjadi di bulan Oktober.

"Oktober itu matahari berada di atas kita, kemarin juga terjadi fenomena hari tanpa bayangan. Hal ini wajar dan terjadi setiap tahun," katanya.


Ramai Pasang Status Suhu 40 Derajat di Solo, Ini Kata BMKGSuhu udara di Solo versi aplikasi ponsel, Senin (21/10/2019). Foto: Istimewa

Dia memperkirakan suhu menurun saat memasuki bulan November. Sebab saat itu diperkirakan musim penghujan datang.

"Suhu tinggi diperkirakan sampai Oktober saja, setelah itu mulai menurun tapi masih hangat. Nanti suhu rendah terjadi pas musim kemarau," tutupnya. (bai/rih)