Begini Dampak Angin Kencang Campur Debu di Dataran Tinggi Dieng

Begini Dampak Angin Kencang Campur Debu di Dataran Tinggi Dieng

Uje Hartono - detikNews
Senin, 21 Okt 2019 10:25 WIB
Dampak angin kencang di Dataran Tinggi Dieng. -- Foto: Istimewa
Dampak angin kencang di Dataran Tinggi Dieng. -- Foto: Istimewa
Banjarnegara - Angin kencang di dataran tinggi Dieng masih terjadi hingga saat ini, Senin (21/10/2019) pukul 09.30 WIB. Selain takut tertimpa atap rumah, warga juga menghindari angin bercampur dengan debu.

Salah satu warga Desa Bakal Kecamatan Batur, Firoh, mengatakan angin kencang masih terus terjadi di tempat tinggalnya. Warga pun memilih tetap tinggal di dalam rumah.

"Sekarang tidak ada warga yang berani keluar. Karena takut anginnya masih kencang dan berdebu," ujarnya saat dihubungi detikcom, Senin (21/10/2019).
Begini Dampak Angin Kencang Campur Debu di Dataran Tinggi DiengDampak angin kencang di Dataran Tinggi Dieng. -- Foto: Istimewa

Beberapa rumah warga di sekitar tempat tinggalnya punr rusak di bagian atap. Menurut dia, kerusakan rumah beragam, mulai dari keruskan ringan, hingga rusak parah.

"Ada yang atapnya terbawa angin semuanya, ada yang hanya sebagian. Kalau yang sudah tidak bisa ditempati, penghuninya mengungsi di rumah saudaranya," terangnya.
Begini Dampak Angin Kencang Campur Debu di Dataran Tinggi DiengDampak angin kencang di Dataran Tinggi Dieng. -- Foto: Istimewa

Meski demikian, tidak ada kerusakan rumah yang disebabkan karena tertimpa pohon tumbang. Rata-rata karena atap rumah terbang terbawa angin kencang.

"Kalau karena pohon tumbang tidak ada, atapnya terbang karena angin. Mulai terasa kencang itu sekitar habis Isya, terus sampai sekarang masih kencang. Meski kalau malam anginnya lebih kencang," jelasnya.
Begini Dampak Angin Kencang Campur Debu di Dataran Tinggi DiengDampak angin kencang di Dataran Tinggi Dieng. -- Foto: Istimewa

Angin kencang terjadi hampir di setiap desa di Kecamatan Batur, Banjarnegara. Saat ini, tim dari BPBD Banjarnegara, TNI/Polri serta para relawan tengah melakukan penanganan dengan membawa peralatan.

"Angin kencang masih teradi sampai siang ini. Kami sudah mendirikan pos pengaduan untuk dampak dari keruskan angin kencang di Batur. Tetapi untuk jumlah pasinya belum ada," ujar Camat Batur, Imron Rosyadi.



Angin Kencang Melanda Batu, Satu Orang Tewas:

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)