Apel Kebangsaan, Ganjar Singgung Pelajar Masuk RSJ karena Kecanduan Game

Arbi Anugrah - detikNews
Jumat, 18 Okt 2019 10:36 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo hadiri apel kebangsaan pelajar se-Banyumas. Foto: Arbi Anugrah/detikcom

Ganjar juga meminta pelajar yang mempunyai akun mendsos untuk mengangkat tangan. Hampir seluruh pelajar mengangkat tangan dan mengaku mempunyai akun medsos.

"Media sosial itu kemudian akan mempengaruhi pikiran kita di era digital hari ini. Maka jika kalian literasi digitalnya rendah, Anda lah mangsa-mangsa yang paling lezat untuk ditelan oleh hoaks dengan ujaran kebencian, dengan fitnah-fitnah dengan isu yabg belum tentu benar atau mungkin dengan bully-bullyan yang akan terjadi," jelasnya.


"Tidak sampai di situ, anda akan dijejali ajaran-ajaran yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan kita," lanjutnya.

Ganjar juga bicara soal anak yang melawan dan meninggalkan orangtuanya. Tak hanya itu, imbuh Ganjar, adapula murid yang tidak patuh pada gurunya, melakukan pornografi dan merekamnya dan akan merontokkan mental anak-anak.

"Seluruh perjalanan sampai titik tujuan akan dirontokkan oleh nilai-nilai ini. Ya radikalisme, pornografi, narkoba, hoaks. Kalau kita tidak punya nila- nilai yang kuat pada diri kita, nilai nilai ketuhanan Yang Maha Esa, nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai persatuan, nilai demokrasi, nilai keadilan, rontok kita," jelasnya.

Ganjar pun menjelaskan jika beberapa hari lalu ada berita, banyak pelajar yang masuk rumah sakit jiwa karena kecanduan game. Tantangan dalam game, katanya, sesekali diselipi pesan-pesan yang memberikan ajaran yang tidak sesuai dengan Pancasila.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4