detikNews
2019/10/12 15:20:20 WIB

BBPLK Semarang Akan Dijadikan Model Pelatihan Bidang Fashion Nasional

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
BBPLK Semarang Akan Dijadikan Model Pelatihan Bidang Fashion Nasional Menaker Hanif Dhakiri di BBPLK Semarang. -- Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, akan meningkatkan potensi di balai pelatihan kerja di Indonesia. Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang menurut Hanif akan dijadikan contoh pelatihan bidang fashion yang berhasil.

Hal itu diungkapkan Hanif usai membuka Fashion Paradise 2019 di BBPLK Semarang. Hanif menyebut sejak BBPLK Semarang diupgrade 2 tahun lalu ternyata bisa memiliki daya saing tinggi bidang fashion bahkan sudah ikut fashion show di Paris.

"Semarang ini biar jadi model yang keren dan mengikuti perkembangan zaman. Sudah 2 tahun terakhir upgrade sebagai balai pelatihan kerja bidang fashion. Jauh lebih bagus, tempo hari sudah ikut fashion di mana-mana, di Paris," kata Hanif, Sabtu (12/10/2019).

Di BBPLK Semarang memang berkembang terutama dari segi fasilitas bidang fashionnya, bahkan ada arena khusus untuk fashion show. Hanif menyebut pihaknya memang mendorong balai pelatihan punya kejuruan favorit.

"Balai latihan kerja yang di bawah Kemenaker kita dorong satu atau dua kejuruan jadi favorit. Di Semarang fasion teknologinya, di Bekasi animasi dan game, Medan nanti mungkin pariwisatanya," jelas Hanif.


Dengan upgrade tersebut, Hanif memisalkan yang dulunya membekali peserta pelatihan hanya kemampuan menjahit, kini sudah lebih luas mulai desain hingga marketingnya.

"Di Industri bisa juga jadi asisten desainer. Jadi meningkatkan karir anak-anak," ujarnya.
BBPLK Semarang Akan Dijadikan Model Pelatihan Bidang Fashion NasionalMenaker Hanif Dhakiri di BBPLK Semarang. -- Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Hanif juga berharap tidak menganggap sekolah vokasi menjadi pilihan kedua, namun jadi pilihan pertama. Karena semua orang tanpa melihat umur dan pendidikan bisa ikut pelatihan.

"Tidak dibatasi, SMA boleh, SMK boleh, yang tidak sekolah pun boleh," tegasnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com