detikNews
2019/10/10 17:53:25 WIB

Muslim United Ditolak Pakai Masjid Keraton Yogya, Haedar: Kami Hargai

Pradito Rida Pertana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Muslim United Ditolak Pakai Masjid Keraton Yogya, Haedar: Kami Hargai Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut keputusan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak mengizinkan penggunaan Masjid Gede sebagai lokasi acara Muslim United sebagai kebijakan. Ia berharap adanya kebijakan tersebut dibarengi dengan sosialisasi dan dialog.

"Kami menghargai setiap pilihan-pilihan kebijakan (Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang tidak mengizinkan penggunaan Masjid Gede untuk acara Muslim United). (Khususnya) ketika kebijakan itu diambil untuk menjaga keutuhan masyarakat, keutuhan bangsa," kata Haedar saat ditemui di Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Kamis (10/10/2019).

Selain itu, kata Haedar, kebijakan tersebut harus dibarengi dengan sosialisasi dan dialog dengan pihak-pihak terkait. Hal itu bertujuan agar masyarakat paham dengan langkah-langkah yang diambil, begitu pula dengan pihak penyelenggara acara.

"Tapi itu tadi juga, kelompok-kelompok sosial politik agama itu perlu makin dewasa. Ketika kita punya ruang demokrasi untuk kegiatan-kegiatan publik, gunakan itu untuk merekat kebersamaan meningkatkan kecerdasan, mencerahkan hati," ucapnya.

"Bukan hal-hal yang justru membuat kita ini sebagai bangsa justru semakin ada kerenggangan satu sama lain, jadi di situ kuncinya," imbuh Haedar.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com