detikNews
Rabu 09 Oktober 2019, 22:15 WIB

Takmir Masjid Belum Percaya Ada Pejabat Ikut Tolak UAS di UGM

Usman Hadi - detikNews
Takmir Masjid Belum Percaya Ada Pejabat Ikut Tolak UAS di UGM Foto: Usman Hadi/detikcom
sleman - Ada pejabat yang disebut turut mendesak dalam proses pembatalan kuliah umum Ustaz Abdul Somad di Masjid Kampus (Maskam) UGM pada Sabtu (12/10/2019) besok. Namun Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Mashuri Maschab mengaku belum percaya. Ia pun akan mengeceknya soal itu.

"Tadi Pak Djagal (Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM) nyebut Pak Tik (Pratikno). Saya nggak percaya," kata Mashuri, Rabu (9/10/2019).

Mashuri memang bertemu dengan Djagal Wiseso Marsono, dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset UGM, Bambang Agus Kironoto di kampus tadi pagi. Pertemuan itu untuk membicarakan pembatalan kuliah umum UAS karena tak dikehendaki pimpinan kampus.

Dalam pertemuan itu, kata Mashuri, pimpinan kampus ingin membatalkan kuliah umum UAS karena mendapat desakan dari alumni. Menurut Mashuri pimpinan UGM tak menjelaskan secara detail siapa alumni yang dimaksud.

"Nggak, (siapa alumni yang mendesak UGM) nggak disebut. Saya nanti mau WA (WhatsApp) ke Mas Tik (Pratikno), Mas Tik kan mahasiswa saya. Karena dia yang disebut, nama Pak Tik tadi (disebut). Nanti saya WA statement saya, saya kirim ke Mas Tik," tuturnya.

Meski demikian, Mashuri tak begitu saja percaya dengan keterangan dari Djagal. Oleh karenanya ia akan menghubungi sendiri Pratikno. Apalagi, kata Mashuri, selain Pratikno pihak kampus juga sempat menyinggung nama Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

"Termasuk mengatakan Sultan ikut melarang, nggak percaya saya," terangnya.

(ush/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com