detikNews
2019/10/09 10:04:29 WIB

Menyapa Joko Murtanto, Difabel Pendiri PAUD untuk Kalangan Miskin

Andika Tarmy - detikNews
Halaman 1 dari 5
Menyapa Joko Murtanto, Difabel Pendiri PAUD untuk Kalangan Miskin Joko Murtanto, difabel pendiri taman PAUD warga miskin di Sragen. (Andika Tarmy/detikcom)
Sragen - Keterbatasan kondisi fisik bukan penghalang bagi seseorang untuk berkarya dan bermanfaat bagi orang lain. Salah satunya adalah Joko Murtanto di Sragen, Jateng. Prihatin terhadap banyaknya anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan usia dini, dia memutuskan mendirikan pendidikan anak usia dini (PAUD)

Joko Murtanto berasal dari Dusun Gunungsono, Desa Gilirejo, Miri, Sragen. Dia menderita kelainan fisik sejak lahir pada 1 Agustus 1980. Kecelakaan yang dialami sang ibu saat Joko masih di dalam kandungan membuatnya lahir prematur pada usia kandungan 7 bulan dengan berat 8 ons.

Joko mengalami kondisi arthrogryposis, yang membuat kedua tangannya tumbuh tidak normal dan sulit digerakkan. Tak hanya itu, kelainan juga terjadi pada kedua lututnya, yang tidak bisa ditekuk.

"Telapak kaki juga mengalami kelainan karena menghadap ke samping. Saya baru bisa berjalan setelah menjalani operasi kaki pada usia 9 tahun," ujarnya saat ditemui detikcom di rumahnya, Rabu (9/10/2019).


Menempuh pendidikan formal sampai tingkat menengah di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Solo, kemudian melanjutkan di SMA Muhammadiyah 6 Solo, Joko sempat bekerja sebagai tenaga administrasi di sebuah perusahaan.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com