detikNews
2019/10/08 18:48:20 WIB

Seorang Guru Honorer di Boyolali Nekat Jadi Kurir Sabu

Ragil Ajiyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Seorang Guru Honorer di Boyolali Nekat Jadi Kurir Sabu Seorang guru honorer SD di Boyolali menjadi kurir sabu, Selasa (8/10/2019). (Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Seorang guru honorer sebuah sekolah dasar di Boyolali ditangkap polisi karena menjadi kurir narkoba. Dari tangannya, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 14 gram.

"Ungkap kasus ini dari informasi dan pengembangan penyelidikan, karena tersangka ini sudah kami curigai," ujar Wakapolres Boyolali Kompol Donny Eko Listiyanto dalam keterangan pers, Selasa (8/10/2019).

Tersangka berinisial GA (27), warga Desa Salakan, Kecamatan Teras, Boyolali. Selain menjadi kurir, dia pemakai barang haram tersebut.

Ungkap kasus bermula dari adanya informasi masyarakat. Petugas dari Satresnarkoba Polres Boyolali langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Akhirnya pada Selasa (8/10/2019) sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka ditangkap petugas di dekat rumahnya.


Dari penangkapan tersebut, petugas menemukan satu paket sabu. Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah tersangka dan ditemukan barang bukti antara lain sabu yang dimasukkan ke sebuah power bank yang sudah dimodifikasi, alat isap sabu, timbangan elektrik kecil, korek api, dan ponsel.

"Kami lakukan penggeledahan, kami temukan barang-barang ini di dalam rumah yang bersangkutan (tersangka). Sabu-sabu disimpan di dalam power bank yang sudah dimodifikasi. Total yang kami amankan 14 gram sabu-sabu," jelas Donny.

Tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang di Solo. Dia mengambil sabu tersebut setelah disuruh oleh seseorang dan diminta menyerahkannya kepada seseorang lagi berinisial BW. Tersangka dengan BW janjian ketemu di Alun-alun Pati.

"Dari BW, rencananya mau diserahkan kepada DM, yang informasinya ada di dalam lapas," terangnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com