30 Warga Jateng di Wamena Dipulangkan Paling Lambat 11 Oktober

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 07 Okt 2019 14:34 WIB
Pengungsi asal Wamena, Papua yang diangkut menggunakan pesawat Hercules tiba di Lanud Pattimura, Ambon, Maluku, Rabu (2/10/2019). Foto: Antara Foto
Semarang -
Warga Jawa Tengah yang berada di Wamena akan segera dipulangkan. Tercatat masih ada 30 warga Jateng yang menunggu jadwal kepulangan dampak dari kerusuhan Wamena.

Kepala Biro Kesra Provinsi Jateng Imam Masykur mengatakan total ada 57 warga Jateng di Wamena. Sebanyak 27 orang sudah kembali dan masih ada 30 lainnya.

"27 warga sudah tiba di Jawa Tengah, pasca kerusuhan mereka memutuskan untuk langsung pulang," kata Imam kepada wartawan, Senin (7/10/2019).

"Untuk 30 warga yang masih tertahan pemulangannya, difasilitasi Pemkab paling lambat 11 Oktober nanti harus sudah dipulangkan. Kalau Pemkab tidak mampu akan diatasi Pemprov, ikut kapal laut," jelas Imam.


Warga Jateng yang masih berada di Wamena tersebut kini berada di pos-pos pengungsian yaitu di Resimen Induk Kodam XVII Cenderawasih, Pangkalan TNI AU Silas Papare, Markas Batalyon 751 Jayapura, Masjid Al Aqsha Sentani dan Lantamal X Jayapura.

Imam menjelaskan, dari pantauannya 2 hari di Wamena akhir pekan lalu, kondisi warga Jateng di sana sehat. Ada satu wanita mengalami keguguran karena terpeleset namun kini sudah pulih.

"Semuanya sehat dan tidak ada yang mengeluh sakit. Cuma kemarin ada yang keguguran karena terpeleset di pos pengungsian, warga Kendal. Tapi dia sudah pulih," ujarnya.

Warga Jateng di Wamena kebanyakan berdagang. Mereka berasal dari beberapa daerah di Jateng, yakni Blora, Kendal, Kebumen, Tegal, Demak, Rembang, Pati, Batang, Sukoharjo dan paling banyak 9 orang dari Surakarta.




Cerita Pengungsi soal Rusuh Wamena, Bikin Trauma dan Tak Mau Kembali:

[Gambas:Video 20detik]




Halaman

(alg/rih)