detikNews
2019/10/04 14:10:32 WIB

Jokowi Ingin Mulok Batik di Sekolah, Mendikbud: Tidak Semua Daerah

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jokowi Ingin Mulok Batik di Sekolah, Mendikbud: Tidak Semua Daerah Batik tulis gaya Lasem. (Bagus/detikcom)
Solo - Presiden Joko Widodo mewacanakan agar batik dimasukkan sebagai pelajaran muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah. Namun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai wacana tersebut tak bisa diterapkan di semua daerah.

Muhadjir menilai tidak semua daerah memiliki keunggulan di bidang batik, sehingga muatan lokal harus disesuaikan dengan daerah masing-masing.

"Tidak semua daerah memiliki keunggulan lokal di sektor batik. Kan tiap daerah punya keunggulan sektor masing-masing," kata Muhadjir setelah meresmikan gedung SMP/SMA Muhammadiyah PK di Solo, Jumat (4/10/2019).


Dia juga menegaskan pelajaran batik hanya dapat diterapkan sebagai muatan lokal. Saat ini pelajaran membatik belum masuk dalam kurikulum nasional.

"Namanya saja lokal, lokal itu bukan nasional. Kalau diterapkan semua, itu artinya nasional. Kalau muatan lokal, itu disesuaikan dengan ciri khas kearifan dan keunggulan daerah masing-masing," katanya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com