Alasan-alasan di Balik Tak Adanya Pasar Malam Sekaten Yogya Tahun Ini

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 04 Okt 2019 11:18 WIB
Pasar Malam Perayaan Sekaten di Yogyakarta. Foto: (Arief Kas/d'Traveler)

"Sebetulnya (PMPS) itu ada sejarahnya juga ya. Itu waktu zaman dulu, karena Sekaten itu dipakai untuk syiar oleh kerajaan-kerajaan, untuk dakwah, dan juga kadang-kadang disisipi pesan-pesan semangat perjuangan melawan penjajah," katanya.

"Belanda itu yang mengadakan pasar malam, gitu, untuk memecah perhatian rakyat supaya tidak terlalu ke sana (Sekaten). Dan kemudian setelah lama tidak ada, baru sekitar mungkin 30 tahun yang lalu diadakan lagi pasar malam Sekaten," pungkas dia.

Sebagai informasi, Hajad Dalem Sekaten tahun ini akan digelar pada 3-9 November 2019. Acara itu akan diawali dengan Miyos Gangsa dan diakhiri dengan Kondur Gangsa. Sehari setelahnya atau tanggal 10 November akan dilangsungkan Garebeg Mulud.


Diwawancara terpisah, Sri Sultan HB X menjelaskan bahwa Sekaten Yogyakarta ke depannya akan diadakan dua tahun sekali. Keputusan ini, kata Sultan, telah disepakati juga oleh Pemkot Yogyakarta.

"Untuk pasar malam (sekaten) itu dua tahun sekali kesepakatannya dengan (Pemerintah) Kota," jelas Sultan kepada wartawan usai melantik Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) DIY di Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Jumat (4/10).
(ush/sip)