Kadernya Tertembak, IMM Salat Gaib di Mapolres Tegal

Imam Suripto - detikNews
Senin, 30 Sep 2019 23:05 WIB
Foto: Imam Suripto/detikcom
Tegal - Ratusan anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (30/9/2019) malam melakukan aksi solidaritas atas tewasnya aktivis IMM di Kendari yang tertembak saat aksi demonstrasi beberapa hari lalu. Aksi solidaritas ini dilakukan dengan menggelar salat gaib.

Aksi diawali dengan konvoi motor bersama mulai dari Gedung Dakwah di Procot hingga ke Mapolres Tegal. Acara solidaritas ini dimulai pukul 19.30 hingga 21.30.

Setiba di halaman Polres Tegal, masa menggelar aksi dengan membentangkan spanduk dan beberapa pamflet berisi kecaman atas tertembaknya mahasiswa IMM di Kendari. Massa kemudian melaksanakan salat gaib di halaman Mapolres Tegal Jalan KS Tubun Slawi. Tidak hanya diikuti oleh anggota IMM, sejumlah anggota Polri juga ikut dalam salat gaib.

Dalam pernyataannya usai salat gaib, Nizar, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Tegal, menuntut Kapolri mengusut dan mengungkap kasus tersebut. Mereka juga meminta polisi menghentikan aksi represif kepada pengunjuk rasa.

"Kami minta pernyataan sikap IMM diteruskan ke Kapolri," ucapnya.

Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus Priatno dihadapan masa menyampaikan, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan investigasi terhadap kasus ini. Dia berjanji akan meneruskan tuntutan mereka kepada atasannya.

"Saya mengapresiasinya atas ketertiban aksi dalam menyampaikan aspirasi. Saya akan sampaikan ke atasan," katanya.

Sebelum membubarkan diri, acara diakhiri dengan pembacaan puisi berjudul Surat Dari Laut Kendari oleh anggota IMM Tegal, Uni Ima
(bgk/bgs)