Mau Ikut Demo Mahasiswa di DPRD, Pelajar di Pemalang Disetop Polisi

Mau Ikut Demo Mahasiswa di DPRD, Pelajar di Pemalang Disetop Polisi

Robby Bernardi - detikNews
Jumat, 27 Sep 2019 17:02 WIB
Demo mahasiswa di Pemalang. Foto: Robby Bernardi/detikcom
Pemalang - Massa mahasiswa di Pemalang turun ke jalan berunjuk rasa menolak UU KPK yang baru dan sejumlah undang-undang lainnya. Sejumlah pelajar SMK yang akan ikut aksi ini, disetop polisi.

Pantauan detikcom, aksi dimulai pukul 15.30, di gedung DPRD Pemalang Jumat (27/9/2019). Massa mahasiswa di Pemalang ini, menyampaikan tuntutannya terkait kebijakan pemerintah, soal penolakan UU KPK, RUU KUHP, RUU Ketenagakerjaan, RUU KUHP,RUU PKS (Penghapusan kekerasan seksual), RUU Pemasyarakatan, RUU Minerba dan Tolak Kenaikan BPJS. Mereka juga menyampaikan tuntutan isu lokal yakni percepat pemvbngunan sejunlah pasar di Pemalang.

"Kita sampaikan pernyataan sikap kita ke DPR RI melalui DPRD Pemalang," seru mahasiswa SIT Pemalang, Salafudin yang juga ketua HMI Pemalang, Jumat (27/9/2019).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Puluhan peserta aksi ini ditemui oleh Ketua DPRD Pemalang, Agus Sukoco. Setelah mendengar tuntutan peserta aksi, perwakilan mahasiswa masuk ke Gedung DPRD Penalang untuk berdialog.

"Kita sepakti, dan tuntutan teman-teman mahasiswa ini, langsung kita kirimkan melalui fax ke DPR RI," kata Agus.

Usai mengirimkan pernyataan sikap ini, para mahasiswa membubarkan diri dengan damai. Aksi sendiri mendapat pengawalan ketat dari petugas Kepolisian Resor Pemalang dan Satpol PP Pemalang.

Sementara itu, puluhan pelajar yang berniat ikut demo mahasiswa tertahan di jarak 200 meter dari Gedung DPRD Pemalang.

Demo mahasiswa di Pemalang.Demo mahasiswa di Pemalang. Foto: Robby Bernardi/detikcom

Pelajar Kelas 11 SMK Bantarbolang, Pemalang, Hasbi mengaku sudah dilarang oleh sekolah untuk ikut demo.


"Ada larangan, tapi tadi kita jam 2 (siang) naik bus sampai titik kumpul di Stadiun Mokhtar di Sirandu," kata Hasbi dengan nada bersemangat.

Dari Stadiun Mokhtar inilah Hasbi bertemu dengan para pelajar lainnya, berjalan menuju ke Gedung DPRD.

Hal yang sama dikatakan, pelajar kelas 10 SMK Comal, Rendra . Dirinya bersama teman-teman lainnya ingin ikut merasakan aksi demo.

"Ya pingin ikut saja. Kalau apa-apa saya ngak tau, yang penting ikut saja," katanya.


Rombongan pelajar ini sebelumnya long march sejauh 2 km hingga akhirnya dihentikan polisi di Alun-alun Pemalang, atau akan masuk di jalan Surohadikusomo, menuju ke Gedung DPR.

"Tidak bisa masuk, ya di sini saja. Kita sudah bawa kayak gini (sambil menunjukkan poster aksi demo)," kata Hasbi.

Para pelajar ini mengaku mendapat informasi rencana demo pelajar dari pesan berantai dari sosial media.
Halaman 2 dari 2
(sip/sip)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads