2 Mahasiswa Unhalu Tewas, Menristekdikti: Tunggu Laporan Rektor

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 27 Sep 2019 11:48 WIB
Menristekdikti, M Nasir. -- Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Menristekdikti, M Nasir, mengakui sudah menghubungi Rektor Universitas Halu Oleo di Kendari terkait tewasnya 2 mahasiswa, Randi (21) dan Yusuf (19) dalam unjuk rasa. Nasir masih terus menunggu perkembangan dan berharap jangan ada lagi korban mahasiswa.

Hal itu diungkapkan Nasir usai meresmikan Smart Library di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Komunikasi dengan rektor Halu Oleo dilakukan kemarin malam. Nasir mengaku masih menunggu perkembangan kabar lebih lanjut.

"Kemarin jam 7 malam komunikasi dengan rektor, nanti lihat perkembangannya," kata Nasir, Jumat (27/9/2019).


Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo di Kendari, yakni Randi (21) dan Yusuf (19), tewas saat berdemonstrasi. Pihak keluarga mendesak agar kematian korban diusut tuntas.

Tak cuma itu, pimpinan Komisi III DPR juga menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menko Polhukam Wiranto akibat kejadian tersebut.


"Kami selaku anggota Komisi Hukum DPR RI meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mencopot Menko Polhukam Wiranto karena terbukti gagal dalam melakukan antisipasi terhadap persoalan politik dan keamanan yang menjadi domain wilayah kerjanya," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Ranik.




Tonton video Sempat Kritis, Mahasiswa di Kendari Akhirnya Meninggal:

[Gambas:Video 20detik]

(alg/mbr)