Mendes Eko Geram Indonesia Disalahkan soal Karhutla

Mendes Eko Geram Indonesia Disalahkan soal Karhutla

Usman Hadi - detikNews
Selasa, 17 Sep 2019 15:46 WIB
Foto: Usman Hadi/detikcom
sleman - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengaku geram gara-gara Indonesia disalahkan banyak pihak terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

"Ya saya jengkel karena ada negara-negara lain yang menyalahkan Indonesia. Padahal negara-negara tersebut selama 11 bulan menikmati oksigen gratis dari Indonesia," ujar Eko kepada wartawan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (17/9/2019).

"Mestinya kebakaran hutan ini menjadi tanggung jawab kita bersama di kawasan, karena benefitnya kan dirasakan oleh seluruh negara yang ada di kawasan. Bantu dong, jangan hanya menyalahkan," sambung menteri dari PKB tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Eko geram karena sejumlah negara mengkritik keras terjadinya karhutla di Indonesia, sementara negara tersebut tak mau introspeksi diri. Padahal karhutla di Indonesia sebagian disebabkan oleh perusahaan-perusahaan dari negara pengkritik itu.

"Apalagi ada perusahaan-perusahaan dari negara tersebut yang ternyata menjadi biang keroknya. Bantu Indonesia, ini (karhutla) tanggung jawab kita bersama," tuturnya.

Namun Eko menolak menyebutkan perusahaan mana yang menjadi biang kerok karhutla di Kalimantan dan Sumatera. Ia hanya meminta negara-negara di kawasan bersedia membantu penanganannya, bukan hanya mengkritik.

"Saya nggak mau menyebut (perusahaan dari) negara mana ya (yang menjadi biang kerok karhutla). Tapi ini benefitnya (oksigen) kita rasakan bersama, gratis ya. Kalau susah, ya kita tangani bersama dong, jangan salah-salahan," pungkas Eko.





Presiden Jokowi Geram Kebakaran Lahan dan Hutan Meluas:

[Gambas:Video 20detik]

(ush/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads