Berdasarkan pengamatan tim gabungan pada Sabtu (14/9/2019) pukul 12.00 WIB sudah tidak terlihat kepulan asap seperti tiga hari sebelumnya.
"Pemantauan secara pandangan mata dari Basecamp Pendakian Bambangan dan Basecamp Pendakian Gunung Malang dari jam 06.00 WIB sampai jam 12.00 WIB. Tidak terlihat adanya asap pada lokasi petak 58A dan sekitarnya," kata juru bicara Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Sugito, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (14/9/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pada Jumat (13/9) 500 personil tim gabungan dari TNI, Polri, Tagana, BPBD, SAR, Polhut dan masyarakat sekitar melakukan pemadaman di lima sektor, serta membuat penyekatan agar api yang membakar ilalang dan gambut tidak semakin meluas.
Hingga didapati total luasan lahan hutan yang terbakar mencapai 14,3 hektare.
"Penyisiran lokasi kebakaran dan sekat bakar pada hari Sabtu, 14 September 2019 jam 01.00 WIB sampai dengan jam 04.00 WIB oleh tim gabungan yang berjumlah 16 personil ditemukan titik api pada sektor 4 sebanyak 1 titik dan pada sektor 3 sebanyak 4 titik. Kelima titik berhasil di padamkan," jelasnya.
"Kami laporkan bahwa penanganan Karhutla lereng timur Gunung Slamet sejak Rabu-Jumat tanggal 11-13 Sept 2019 telah selesai dilaksanakan dengan dengan baik," ucapnya.
Tonton video KLHK Segel 42 Perusahaan Terkait Karhutla:
(arb/mbr)











































